- Pemprov Bersama TNI dan Polri Sidak SPBU, Pastikan Distubusi BBM Subsidi Solar Lancar
- Sekdaprov Kalsel Buka Rakor Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan di Banjar
- Sopir Truk Datangi Kantor Gubernur Menjerit Solar Sulit Didapat
- Pemprov Kalsel Terima Sertifikat Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) Musik Panting
- Segarkan Organisasi Gubernur Muhidin Kembali Lantik Ratusan Pejabat
- Sekdaprov Kalsel Hadiri Tabligh Akbar dan Haul ke-6 Almarhum H. Andi Arsyad Petta Tahang di Tanah Bunbu
- Polda Kalsel Sosialisasikan KUR Himbara Tanpa Agunan untuk Petani Jagung
- Gubernur Kalsel Bakal Evaluasi Kembali Kinerja Pejabat hingga Eselon IV
- Kolaborasi Dispora dan DLH Kalsel Libatkan Pemuda Jadi Agen Lingkungan
- Terima Reses Komisi XI DPR RI, Gubernur H. Muhidin Sampaikan Keberhasilan Pemprov Kalsel atas Kinerja Tinggi dan Penurunan Stunting serta Kemiskinan
Kapal Batubara Karungan Tenggelam Satu Korban Hilang

Banjarmasin : Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin menggelar operasi pencarian dan pertolongan (SAR) atas insiden tenggelamnya sebuah kapal bermuatan batu bara karungan perairan Sungai Barito, Jumat (3/10/2025).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, I Putu Sudayana, menyampaikan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan kejadian.
Baca Lainnya :
- Pemprov Kalsel Berikan Bantuan Peralatan Sekolah bagi 10 Ribu Siswa Kurang Mampu0
- Pangdam VI Mulawarman Serahkan Pasukan Anggota Korem 101 Antasari ke Kodam XXII Tambun Bungai0
- Disdikbud Provinsi Kalsel Buka Peluang Beasiswa ke Luar Negeri dan Soroti Anak Putus Sekolah di Banua0
- Ramah Tamah Alih Kodam, Komitmen Pertkuat Sinergitas Pemprov dan TNI Bersama Masyarakat Menjaga Persatuan dan Keamanan Banua0
- Tiga Penyair Berhasil Menangkan Lomba Cipta Dan Baca Puisi Piala Walikota Banjarmasin0
“Begitu menerima laporan, tim kami segera menuju lokasi kejadian dengan membawa personel dan peralatan SAR. Upaya pencarian terhadap satu korban yang masih hilang terus dilakukan bersama unsur gabungan di lapangan. Kami mohon doa dan dukungan semua pihak agar korban segera ditemukan,” ujarnya.
Menurut laporan Aipda Mathias dari Direktorat Polair Polda Kalsel, peristiwa terjadi sekitar pukul 11.10 WITA. Kapal kelotok tanpa nama sepanjang 6,5 meter itu mengangkut sekitar 1.000 karung batu bara dan ditumpangi enam orang.
Saat melintas di depan PT Australbyna, kapal mengalami kebocoran akibat kemasukan air karena pompa tidak berfungsi. Dalam waktu singkat, kapal pun karam.
Dari enam penumpang, lima orang berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepian. Satu orang, atas nama Ahmad Fauzi, dilaporkan hilang dan hingga kini masih dalam pencarian.
Basarnas Banjarmasin menerima laporan kejadian pada pukul 15.03 WITA dan segera mengerahkan dua tim penyelamat. Tim pertama terdiri dari 10 personel rescue menggunakan KN 407 yang diberangkatkan dari Dermaga SAR Basirih menuju lokasi kejadian.
Operasi SAR turut melibatkan unsur gabungan, antara lain: KP XIII-Barito 3001, KP XIII-1008, Direktorat Polairud Polda Kalsel, Satpolair Polresta Banjarmasin dan relawan water rescue.
Sejumlah peralatan pendukung juga dikerahkan, termasuk KN 404, alat pendeteksi bawah air Aqua Eye, peralatan selam, peralatan komunikasi, dan perlengkapan keselamatan perorangan.
Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah dan mendukung pelaksanaan pencarian. Hingga laporan ini disusun, korban atas nama Ahmad Fauzi masih belum ditemukan.
Basarnas Banjarmasin mengimbau masyarakat dan pengguna transportasi sungai untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan pelayaran. Hal ini meliputi kelengkapan alat keselamatan serta kondisi teknis kapal sebelum berlayar.(smartbanua)
