- Selama Ramadan Jam Sekolah di Kalsel Berubah
- Dinkes Kalsel Perketat Pengawasan Cegah Virus Nipah
- Kalsel Promosi Olahan Ikan Daerah ke Nasional
- Lanal Banjarmasin Bersama TNI-Polri Bersih-bersih Sungai Martapura.
- Polresta Banjarmasin Siapkan Penutupan Jalan Saat Haul Guru Zuhdi
- Pemprov Pemerintah Provinsi Kalsel Tegaskan Trantibumlinmas Fondasi Stabilitas Daerah, Perkuat Peran Satpol PP
- Dipimpin Figur Berpengalaman, AGNIA Perkuat Konsolidasi Guru Ngaji Nasional
- Ketua TP PKK Kalsel Hadiri Kajian Muslimah di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Ajak Perempuan Perkuat Iman Sambut Ramadhan
- Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Minyakita
- Disperkim Kalsel Gaspol Tekan RTLH dan Kawasan Kumuh
Kalsel Promosi Olahan Ikan Daerah ke Nasional

Jakarta – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan (DKP Kalsel) memperkuat strategi peningkatan konsumsi ikan sekaligus promosi produk olahan khas Banjar melalui Program Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan), dengan Promosi Kuliner Ikan Khas Daerah di Anjungan Kalimantan Selatan TMII, Sabtu (14/2/2026).
Kepala DKP Kalsel, Rusdi Hartono, mengatakan program Gemarikan tidak sekadar kampanye makan ikan, tetapi dijalankan dengan pendekatan komprehensif yang menyasar edukasi gizi, kemudahan akses, keterjangkauan harga, diversifikasi olahan, hingga pencegahan stunting.
“Program Gemarikan berfokus pada edukasi, aksesibilitas agar ikan mudah didapat dengan harga terjangkau, diversifikasi olahan, serta pencegahan stunting. Kami ingin memastikan ikan menjadi bagian dari konsumsi harian masyarakat,” ujarnya.
Baca Lainnya :
- Polresta Banjarmasin Siapkan Penutupan Jalan Saat Haul Guru Zuhdi0
- Pemprov Pemerintah Provinsi Kalsel Tegaskan Trantibumlinmas Fondasi Stabilitas Daerah, Perkuat Peran Satpol PP0
- Dipimpin Figur Berpengalaman, AGNIA Perkuat Konsolidasi Guru Ngaji Nasional0
- Ketua TP PKK Kalsel Hadiri Kajian Muslimah di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Ajak Perempuan Perkuat Iman Sambut Ramadhan0
- Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Minyakita0
Ia menekankan ikan merupakan sumber protein dan Omega 3 yang berperan penting bagi kesehatan jantung, fungsi otak, dan tumbuh kembang anak. Konsumsi rutin dinilai strategis untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mempercepat penurunan angka stunting.
Secara data, konsumsi ikan di Kalimantan Selatan menunjukkan tren peningkatan. Pada 2024, angka konsumsi tercatat 35,85 kilogram per kapita per tahun dan naik menjadi 37,72 kilogram per kapita per tahun. Angka ini melampaui rata-rata konsumsi ikan nasional tahun 2025 sebesar 26,08 kilogram per kapita per tahun.
Rusdi menyebut capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya asupan gizi berbasis ikan.
Tak hanya berdampak pada kesehatan, peningkatan konsumsi ikan juga menggerakkan sektor ekonomi.
Permintaan yang meningkat mendorong pertumbuhan UMKM pengolahan ikan dan memperkuat rantai pasok perikanan daerah.
“Ketika masyarakat gemar makan ikan, nelayan terbantu, pelaku UMKM pengolahan berkembang, dan ekonomi daerah bergerak. Ini sinergi antara kesehatan dan kesejahteraan,” tegasnya.
Dalam promosi tersebut, DKP Kalsel menampilkan berbagai kuliner unggulan khas Banjar seperti Ipau Ikan Patin, Paliat Ikan Patin, Paliat Udang, Nasi Kebuli Abon Haruan, Haruan Sanga Baharu Khas Balimau, Katupat Kandangan Iwak Haruan, Papuyu Goreng, Udang Goreng, Pundut Nasi, Pakasam hingga Kue Bangkit Haruan.
Melalui promosi di Anjungan Kalimantan Selatan TMII, pemerintah daerah menargetkan kuliner ikan khas Banjar semakin dikenal secara nasional hingga mancanegara.
“Ini bukan hanya tentang makanan, tetapi identitas dan kebanggaan daerah,” pungkas Rusdi.(/smartbanua)
