- Dipimpin Figur Berpengalaman, AGNIA Perkuat Konsolidasi Guru Ngaji Nasional
- Ketua TP PKK Kalsel Hadiri Kajian Muslimah di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Ajak Perempuan Perkuat Iman Sambut Ramadhan
- Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Minyakita
- Disperkim Kalsel Gaspol Tekan RTLH dan Kawasan Kumuh
- Gubernur Kalsel Pimpin Rakor Pengendalian Banjir Banua Anam, Targetkan Pembangunan Sodetan
- PUPR Kalsel Fokus Lanjutkan Pembangunan Rumah Jabatan Gubernur
- Diskominfo Kalsel Siapkan Platform Pelayanan Publik Terintegrasi
- Sat Lantas Polresta Banjarmasin Ajarkan Safety Riding ke Anak Pondok Pesantren
- Polda Kalsel Musnahkan 67,6 Kg Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi
- Dit Lantas Polda Kalsel Gelar Rampcheck Keselamatan di Banjarbaru
Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Minyakita

Banjarmasin - Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Kalimantan Selatan memperketat pengawasan bahan pokok dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional Kota Banjarmasin, Kamis 12 Februari 2026.
Minyak goreng subsidi Minyakita menjadi sasaran utama, menyusul meningkatnya permintaan dan potensi lonjakan harga menjelang bulan puasa.
Baca Lainnya :
- Gubernur Kalsel Pimpin Rakor Pengendalian Banjir Banua Anam, Targetkan Pembangunan Sodetan0
- PUPR Kalsel Fokus Lanjutkan Pembangunan Rumah Jabatan Gubernur0
- Polda Kalsel Musnahkan 67,6 Kg Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi0
- Dit Lantas Polda Kalsel Gelar Rampcheck Keselamatan di Banjarbaru0
- TNI-Polri Turun Bersihkan Taman Kamboja 0
Sidak yang digelar sejak pagi hari itu dipimpin AKP Krismandra N.W., S.Hut., S.H., M.P., bersama tim Satgas Pangan Polda Kalsel. Petugas menyusuri lorong-lorong pasar untuk mengecek langsung ketersediaan stok di tingkat pengecer sekaligus memastikan tidak terjadi penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun praktik penimbunan.
“Hari ini kami turun langsung ke pasar untuk memastikan Minyakita tersedia dan tidak dijual semena-mena. Hasil sementara, stok relatif aman dan harga masih berada di kisaran Rp15.700 hingga Rp16.500 per liter,” ujar AKP Krismandra di sela-sela sidak.
Meski demikian, Satgas Pangan menemukan sejumlah pedagang yang menjual Minyakita di atas HET. Terhadap temuan tersebut, petugas memberikan teguran dan imbauan secara persuasif agar pedagang segera menyesuaikan harga.
“Kami mengedepankan pendekatan humanis. Namun kami ingatkan, Minyakita adalah kebutuhan pokok masyarakat. Jangan memanfaatkan momentum Ramadan untuk mengambil keuntungan berlebihan,” katanya.
Polda Kalsel menegaskan pengawasan tidak berhenti di pasar tradisional. Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K., melalui PS Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Kompol Oliestha Ageng Wicaksana, S.I.K., M.H., C.P.H.R., menyatakan pemantauan akan diperluas hingga ke gudang distributor dan ritel modern.
“Pengawasan akan kami lakukan secara berkelanjutan sampai Ramadan berakhir. Jika ditemukan indikasi penimbunan atau permainan harga yang merugikan masyarakat, kami akan melakukan penindakan tegas sesuai ketentuan hukum,” kata Kompol Oliestha.
Langkah ini menjadi sinyal tegas aparat kepolisian dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok. Polda Kalsel memastikan negara hadir untuk melindungi masyarakat agar dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman, tenang, dan tanpa kekhawatiran akan kelangkaan minyak goreng. (/smartbanua)
