- Polisi Gagalkan Peredasan 2 Kg Sabu dan 1.670 Butir Ekstasi di Perairan Sungai Barito
- Motif Pembunuhan di Surgi Mufti Banjarmasin Gegara Alkohol
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Hadiri HUT ke-23 Kabupaten Balangan, Apresiasi Kemajuan dan Sinergi Pembangunan
- Bahas Berbagai Permasalahan Daerah, Gubernur H. Muhidin Dialog Langsung Bersama Bupati/ Walikota se-Kalsel
- Apel Gabungan Pemprov Kalsel; Gubernur H. Muhidin Tekankan Peningkatan Disiplin ASN dan Pegawai
- Pemprov Kalsel Siap Terapkan WFH
- Tindak Lanjut Arahan Gubernur, BPBD Kalsel Perkuat Personel dan Peralatan Hadapi Musim Kemarau
- ASN di Kalsel Dihimbau Hemat Energi
- Dishut Kalsel Tertibkan PETI di Tahura Sultan Adam
- RSJ Sambang Lihum Optimistis Raih Predikat WBBM 2027
Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Minyakita

Banjarmasin - Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Kalimantan Selatan memperketat pengawasan bahan pokok dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional Kota Banjarmasin, Kamis 12 Februari 2026.
Minyak goreng subsidi Minyakita menjadi sasaran utama, menyusul meningkatnya permintaan dan potensi lonjakan harga menjelang bulan puasa.
Baca Lainnya :
- Gubernur Kalsel Pimpin Rakor Pengendalian Banjir Banua Anam, Targetkan Pembangunan Sodetan0
- PUPR Kalsel Fokus Lanjutkan Pembangunan Rumah Jabatan Gubernur0
- Polda Kalsel Musnahkan 67,6 Kg Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi0
- Dit Lantas Polda Kalsel Gelar Rampcheck Keselamatan di Banjarbaru0
- TNI-Polri Turun Bersihkan Taman Kamboja 0
Sidak yang digelar sejak pagi hari itu dipimpin AKP Krismandra N.W., S.Hut., S.H., M.P., bersama tim Satgas Pangan Polda Kalsel. Petugas menyusuri lorong-lorong pasar untuk mengecek langsung ketersediaan stok di tingkat pengecer sekaligus memastikan tidak terjadi penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun praktik penimbunan.
“Hari ini kami turun langsung ke pasar untuk memastikan Minyakita tersedia dan tidak dijual semena-mena. Hasil sementara, stok relatif aman dan harga masih berada di kisaran Rp15.700 hingga Rp16.500 per liter,” ujar AKP Krismandra di sela-sela sidak.
Meski demikian, Satgas Pangan menemukan sejumlah pedagang yang menjual Minyakita di atas HET. Terhadap temuan tersebut, petugas memberikan teguran dan imbauan secara persuasif agar pedagang segera menyesuaikan harga.
“Kami mengedepankan pendekatan humanis. Namun kami ingatkan, Minyakita adalah kebutuhan pokok masyarakat. Jangan memanfaatkan momentum Ramadan untuk mengambil keuntungan berlebihan,” katanya.
Polda Kalsel menegaskan pengawasan tidak berhenti di pasar tradisional. Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K., melalui PS Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Kompol Oliestha Ageng Wicaksana, S.I.K., M.H., C.P.H.R., menyatakan pemantauan akan diperluas hingga ke gudang distributor dan ritel modern.
“Pengawasan akan kami lakukan secara berkelanjutan sampai Ramadan berakhir. Jika ditemukan indikasi penimbunan atau permainan harga yang merugikan masyarakat, kami akan melakukan penindakan tegas sesuai ketentuan hukum,” kata Kompol Oliestha.
Langkah ini menjadi sinyal tegas aparat kepolisian dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok. Polda Kalsel memastikan negara hadir untuk melindungi masyarakat agar dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman, tenang, dan tanpa kekhawatiran akan kelangkaan minyak goreng. (/smartbanua)
