- Sesuai Instruksi Gubernur Kalsel, DPD PAN Kabupaten Banjar Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Jawa Laut
- Banjir Tak Kunjung Surut, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Kalimantan Selatan
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Apel Gelar Pasukan Pengamanan Kunjungan Presiden Prabowo
- Pemprov Kalsel Matangkan Persiapan Kunjungan Presiden Prabowo, Sekolah Rakyat Siap Diresmikan
- Fokuskan Layanan Kesehatan dan Kelompok Rentan, TP PKK Kalsel Hadir di Lokasi Banjir Sungai Rangas
- Wapres Gibran Janji Beri Perhatian Khusus Penanganan Banjir di Kalsel
- Banjir Kalsel Tak Surut, Wagub Hasnuryadi Turun Langsung Salurkan Bantuan ke Warga
- Berbaur Dengan Masyarakat Terdampak Banjir di Sungai Tabuk, Wagub Hasnuryadi Salurkan Bantuan
- Pemprov Kalsel Isi Jabatan Strategis, 11 Pejabat Eselon II Dilantik Gubernur Muhidin
- Waspada Sepekan Ke Depan Kalsel Masih Dihantui Cuaca Ekstrem
Gubernur H. Muhidin Pimpin Rakor Kesiapsiagaan Bencana, Pemprov Kalsel Tetapkan Siaga Darurat Karhutla

Banjarbaru - Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin memimpin Rakor Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Kalsel Tahun 2025 di Gedung DR. KH. Idham Chalid di Banjarbaru, Senin (4/8/2025).
Dalam rapat koordinasi yang dihadiri seluruh Forkopimda Kalsel, BMKG Kalsel, serta Bupati Wali Kota bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) se Kalsel, serta seluruh SKPD Lingkup Pemprov Kalsel dan instansi vertikal lainnya ini, Gubernur Kalsel H. Muhidin didampingi langsung oleh Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan dan Kabinda Kalsel Brigjen Pol. Nurullah.
Usai rakor, Gubernur Kalsel H. Muhidin menyampaikan, hasil rapat koordinasi kali ini, pihaknya menyepakati, bahwa Kalsel kini berstatus Siaga Darurat Karhutla.
"Dari rakor hari ini, kita sudah menetapkan status Siaga Darurat Karhutla untuk Provinsi Kalsel, karena di Kalsel sudah ada dua Kabupaten/Kota yang menetapkan status tersebut," ujar H. Muhidin.
Baca Lainnya :
- Ekonomi Kalsel Tumbuh 4,81 Persen Semester I Tahun 20250
- Pemprov Kalsel Apresiasi Suksesnya 4th Kalimantan Rescue Challenge0
- PUPR Kalsel Siap Pasang Lampu Stadion 17 Mei0
- Pemprov Kalsel Sambut Baik Sosialisasi Tanah Ulayat0
- Menteri ATR BPN 850.000 Hektare Tanah APL di Kalsel Belum Terdaftar0
Pada kesempatan tersebut pula, Gubernur H. Muhidin juga memerintahkan kepada seluruh Kepala Daerah di Kalsel, agar menganggarkan peralatan pemadam kebakan untuk setiap desa.
"Dari laporan yang disampaikan oleh seluruh kepala daerah atau perwakilannya dalam rakor kali ini, maka poinnya adalah semua daerah harus menyiapkan peralatan pemadam kebakaran. Satu desa satu alat pemadam. Ini penting, agar dapat dengan cepat mengatasi persoalan kebakaran. Kami berharap, tahun 2026 semua Pemerintah Daerah dapat menganggarkan untuk seluruh desa di daerah mereka masing-masing," pinta gubernur.
Gubernur H Muhidin juga menekankan larangan pembukaan lahan dengan cara membakar dan meminta seluruh pihak untuk melakukan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
"Kami minta seluruh pihak untuk melakukan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan mereka, jangan sampai membuka lahan dengan cara membakar. Apalagi dengan sengaja. Karena akan ada sanksi hukum atas tindakan seperti ini," harap H. Muhidin.
Hal senada juga disampaikan Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan. Menurutnya pihaknya sudah melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi Karhutla.
"Kami sudah melakukan beberapa kali rapat koordinasi dengan TNI dan BPBD, serta telah mengeluarkan maklumat terkait Karhutla yang didalamnya terdapat larangan untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan. Apabila itu terjadi, maka akan ada sanksi pidana kepada pelaku," tegas Kapolda Kalsel.
Kesepakatan lain dari hasl diskusi rakor kali ini selain penetapan Status Siaga Darurat Kahutla Provinsi Kalsel tahun 2025, juga Aktivasi Poskomando Penanganan Karhutla, Aktivasi rencana Kontingensi bencana karhutla Kalsel menjadi rencana operasi. Melakukan Apel Siaga Karhutla yang rencananya dilakukan pada Kamis (7/8/2025), serta akan adanya rencana pembasahan/perendaman Ring 1 Landasan Ulin untuk melindungi Bandara Syamsudin Noor dari dampak karhutla.
Untuk diketahui, dari data BPBD Kalsel, sejak 1 Januari hingga 3 Agustus 2025, total lahan yang terdampak Karhutla yang sebarannya dari seluruh Kabupaten Kota se Kalsel mencapai 155,36 hektare, dengan 73 kejadian Karhutla, dengan jumlah titik api atau hotspot yang ditemukan mencapai 1.922 tititk api. (smart banua)
