- Milad ke-51 MUI Kalsel, Gubernur H. Muhidin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara untuk Kemajuan Banua
- Gubernur Kalsel H Muhidin Ungkap Alasan PLN Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir
- Polresta Banjarmasin Bersihkan Eks Terminal Pasar Sentra Antasari, Wujudkan Lingkungan Sehat
- ETLE Handheld Tindak 20 Pelanggar Parkir di Badan Jalan Banjarmasin
- Wagub Hasnuryadi Tegaskan Pemprov Kalsel Siap Bersinergi Kembangkan Olahraga Sambo di Banua
- Gubernur H. Muhidin Resmi Dilantik Sebagai Ketua Majeliis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Provinsi Kalsel
- Hj. Fathul Jannah Dilantik sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalsel; Siap Perkuat Pembentukan Karakter dan Pengembangan Potensi Generasi Muda
- Komitmen Gubernur Kalsel H. Muhidin Terus Tingkatkan Berbagai Program Gerakan Pramuka ke Tingkat Nasional
- Seminar Hari Kebaya Nasional 2026, TP PKK Kalsel Ajak Generasi Muda Lestarikan Kebaya
- Gubernur Kalsel Apresiasi Milad ke-30 Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Dorong SDM Unggul dan Berdaya Saing
Budayakan Memilah Sampah Dari Rumah, Pemprov Kalsel Gelar Pilah Sampah Dapat Sembako


Banjarmasin : Pemprov Kalsel menggelar program Pilah Sampah Dapat Sembako dalam upaya membudayakan pemilihan sampah dari rumah tangga, Program ini digelar di halaman Kantor Gubernur Kalsel lama, siring 0 Km, Banjarmasin, Sabtu (3/5/2025).
Program ini pun mendapat respons dari masyarakat yang datang dari berbagai wilayah di Kota Banjarmasin. Mereka berbondong-bondong datang sembari mebawa sampah berbagai jenis.
Baca Lainnya :
- Hadapi Demo BEM se-Kalsel, Gubernur H. Muhidin Tegaskan Komitmen Perbaikan Pendidikan di Banua0
- Gubernur Muhidin Himbau Calon Jemaah Haji Kalsel Jaga Kesehatan Jelang Keberangkatan0
- Puncak Harjad ke-26 Meriah, Gubernur Puji Kemajuan Kota Banjarbaru untuk Kesejahteraan Warganya0
- Tiga Serangkai Ditunjukan Gubernur H. Muhidin, Wagub Hasnuryadi dan Pj. Sekdaprov M. Syarifuddin di Harjad Kota Banjarbaru0
- Gubernur Kukuhan Ketua Dekranasda Kalsel Hj. Fathul Jannah, Penggerak Utama Pemberdayaan UMKM Banua0
Dimana sebelumnya, Pemerintah Kota Banjarmasin mengeklaim kondisi darurat sampah usai penutupan Tempat Pemerosesan Akhir Sampah (TPAS) Basirih oleh Kementerian Lingkungan Hidup pada Februari lalu mulai teratasi.
Gubernur Kalsel Muhidin yang hadir dalam kegiatan itu mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan, khususnya pemilahan sampah dari sumbernya, yaitu rumah tangga.
Program ini menjadi solusi nyata Pemprov Kalsel menangani darurat sampah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pengelolaan sampah yang bernilai ekonomis.
“Kita ingin membangun budaya baru bahwa sampah bisa menjadi sumber manfaat jika dikelola dengan benar,” tegas Muhidin.
"Persoalan sampah ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Masyarakat harus mendukung upaya mengatasi kondisi darurat sampah lewat pemilahan mulai dari rumah," ucap Muhidin.
Dia mengharapkan program ini juga dapat diterapkan lebih luas di berbagai daerah, dengan melibatkan pihak swasta/perusahaan.
Plt Kepala Dinas LH Kalsel, Fatimatuzahra, mengatakan program ini merupakan bagian dari upaya mengedukasi masyarakat untuk terbiasa memilah sampah rumah tangga.
"Komposisi sampah terbesar adalah sampah rumah tangga. Ini bagaimana kita menstimulasi agar memilah sampah menjadi budaya di tengah masyarakat. Bagaimana sampah dapat mendatangkan manfaat ekonomi," katanya.
Dia mengungkapkan, pihaknya menggendeng Bank Sampah Induk Kota Banjarmasin untuk memperkirakan harga sampah sesuai jenisnya, seperti botol plastik, botol kaca, kartus, kertas, kaleng hingga minyak jelantah, kemudian dapat ditukarkan dengan bahan kebutuhan pokok seperti minyak goreng, gula, mi instan hingga pakai bekas.
Wali Kota Banjarmasin M Yamin, menegaskan sejauh ini kondisi darurat sampah di wilayahnya mulai teratasi.
"Timbunan sampah dapat dikurangi 20% melalui program pemilahan sampah yang terus kita galakkan kepada masyarakat. Demikian juga dengan pembuangan sampah dari Banjarmasin ke TPA Regional milik Provinsi Kalsel juga berkurang dari 600 ton menjadi 300 ton perhari," ujarnya.
Acara ini dihadiri Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman, Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin, Ketua TP PKK Kalsel Fathul Jannah, serta jajaran Forkopimda Kalsel, Dinas Lingkungan Hidup, dan perwakilan Bank Kalsel serta PT Adaro.
Adapun program pilah sampah dapat sembako ini, total hasil akhir sampah non organik yang berhasil bernilai ekonomi terkumpul sebanyak 6,2 ton.(smartbanua)
