- Jelang Lebaran, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan Komoditas di Pelabuhan Trisakti
- Musyawarah Masyarakat Seni dan Ngaji Puisi ke 6 Digelar Khidmat di Banjarmasin
- Jasa Raharja Kalsel Perkuat Sinergi, Dukung Mudik Aman 2026
- 2.189 Personel Amankan Lebaran di Kalsel
- Polda Kalsel Lepas 617 Peserta Mudik Gratis, Antusias Meningkat
- Polda Kalsel dan Bulog Gerakan Pangan Murah, Masyarakat Terbantu
- Puisi sebagai Ruang Membaca Realitas: Buku Pesiar Tanpa Berlayar Dibedah di Kampung Buku Banjarmasin
- Gubernur H. Muhidin Berbuka Puasa Bersama Ketua DPRD Kalsel; Keberhasilan Pembangunan Sinergi Kuat Pemerintah, Legislatif dan Masyarakat
- Kantor Gubernur Kalsel dan Gedung Idham Chalid Resmi Kantongi PBG dan SLF dari Pemkot Banjarbaru
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Mahligai Pancasila, Penyegaran Birokrasi di Bulan Ramadan
Bencana Banjir Bandang dan Longsor di Sumatra Tewaskan 753 Orang, Ribuan Mengungsi

Keterangan Gambar : Proses pencarian korban akibat bencana banjir bandang disertai tanah longsor yang menghantam Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh di pekan akhir bulan November 2025 lalu masih terus berlangsung.
SMARTBANUA.COM — Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra terus meningkat. Berdasarkan pembaruan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Rabu (3/12/2025), tercatat 753 orang meninggal dunia, sementara 650 orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Bencana besar ini melanda tiga provinsi sekaligus, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, setelah hujan ekstrem mengguyur kawasan tersebut sejak akhir November.
Baca Lainnya :
- Wamendagri dan Wagub Kalsel Pantau Penyaluran MBG di SMA Gambut dan Sekolah Rakyat Banjarbaru0
- Wamendagri : Daerah Harus Prioritaskan Lingkungan dalam Rencana Pembangunan0
- Wagub Kalsel Tekankan Percepatan Pembangunan pada Harjad HSS ke-750
- Karantina Kalsel Dorong Eksportir Manfaatkan Single Submission Ekspor0
- Korban Banjir dan Longsor di Sumatera Tembus 604 Jiwa, Sumut Tertinggi0
Sebaran Korban per Provinsi
BNPB merinci korban meninggal dan hilang tersebar sebagai berikut:
-
Aceh: sekitar 218 orang meninggal, 227 hilang
-
Sumatera Utara: sekitar 301 orang meninggal, 163 hilang
-
Sumatera Barat: sekitar 234 orang meninggal, 260 hilang
Jumlah ini diperkirakan masih akan bertambah seiring proses evakuasi dan pencarian yang terus berlangsung di sejumlah titik yang masih terisolasi.
Ratusan Ribu Warga Mengungsi
Bencana tersebut berdampak pada jutaan penduduk. Sekitar 576.300 orang terpaksa mengungsi ke ratusan pos penampungan sementara. Total penduduk terdampak mencapai lebih dari 3,3 juta jiwa.
BNPB juga mendata kerusakan pada:
-
3.600 rumah rusak berat
-
2.100 rumah rusak sedang
-
3.700 rumah rusak ringan
Selain itu, puluhan fasilitas pendidikan, jembatan, dan bangunan publik juga mengalami kerusakan parah. Beberapa ruas jalan nasional di Aceh dan Sumatera Barat bahkan tidak dapat dilalui akibat ambruk atau tertimbun longsor.
Tim Gabungan Terus Cari Korban
Upaya pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan dari BNPB, Basarnas, TNI, Polri, dan relawan. Namun, medan yang berat serta akses yang terputus membuat proses evakuasi berjalan lambat.
Banyak wilayah masih terisolasi akibat jembatan putus dan jalan tertimbun material longsor. Cuaca yang tidak menentu juga menghambat upaya distribusi logistik ke pos-pos pengungsian.
Pemerintah Fokus pada Penanganan Darurat
BNPB menyatakan sedang memaksimalkan:
-
penyaluran bantuan logistik,
-
penanganan pengungsi,
-
perbaikan akses darurat,
-
percepatan identifikasi jenazah.
Pemerintah daerah di tiga provinsi tersebut juga telah menetapkan status tanggap darurat untuk mempermudah mobilisasi bantuan dan sumber daya.
Data Masih Berubah
BNPB menegaskan angka korban meninggal dan hilang masih bersifat dinamis. Pembaruan terus dilakukan setiap kali tim di lapangan menemukan korban baru atau berhasil menjangkau wilayah yang sebelumnya terisolasi. (/smartbanua)
