- Pemprov Kalsel Minta Pulangkan Kepala Demang Lehman dari Belanda
- Karhutla Sambang Lihum Ditangani dengan Membalik Gambut dan Pembasahan, Asap Mulai Berkurang
- Banjartimes Bersama Kurawal Foundation Gelar Diskusi Publik Ketika Jurnalisme Kembali Mencari Jalan Pulang kepada Warga
- TPP ASN Kalsel Naik hingga 98 Persen, Gubernur Minta Kinerja Makin Baik
- Perkuat Tata Kelola Kerjasama, Pemprov Kalsel Luncurkan SIPEKA (Aplikasi Sistem Informasi Perencanaan, Pemetaan, dan Pengelolaan Kerja Sama Daerah)
- Dinsos Kalsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
- Danlanal : 45 Penyelam Bertaruh Nyawa Evakuasi Korban KM Virgo
- Menhut Tinjau Karhutla Kalsel, Minta Satgas Darat Diperkuat
- Pemprov Kalsel Tekankan Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) untuk Percepatan Pembangunan Sanitasi Pemukiman
- Gubernur H. Muhidin Bersama Forkopimda Padamkan Titik Api, Pastikan Kawasan Rumah Sakit Terhindar Ancaman Karhutla
Awali 2025 Dishut Tanam 2000 Eucalyptus di Tahura Sultan Adam

Banjarmasin : Dinas Kehutanan (Dishut) Kalimantan Selatan meneken fakta integritas dan perjanjian kinerja 2025, Rabu (8/1/2025).Berlangsung di Gunung Pamaton, Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, kegiatan tersebut bertujuan memperkuat komitmen dan akuntabilitas seluruh pejabat struktural di lingkup Dishut Kalsel.
Kegiatan diawali dengan penanaman 2.000 bibit eucalyptus dengan melibatkan seluruh pegawai Dishut Kalsel bekerja sama dengan PT Adaro Indonesia. Penanaman ini merupakan bagian dari upaya penghijauan dan pelestarian kawasan hutan yang sempat terdampak kebakaran pada tahun 2023 silam.
Baca Lainnya :
- Ketahanan Pangan Bidang Peternakan Polda Kalsel Tanam Rumput Sapi 0
- Harjad ke-65, Gubernur Kalsel Apresiasi Pembangunan Batola Semakin Maju dan Sejahtera0
- Gubernur Kalsel Berangkat Umrah, Sampaikan Pesan Agar Pejabat Pemprov Persiapkan Asesmen0
- Haul Sekumpul Lancar, Gubernur H. Muhidin dan Habib Lutfi Apresiasi Semangat Relawan dan Warga Banua0
- Puluhan Wisatawan Mancanegara Tiba di Banjarmasin dengan Kapal Coral Geographer0
"Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat integritas dan sinergi seluruh elemen. Kami juga melakukan penanaman di Gunung Pamaton yang sempat terbakar 2023 lalu," papar Kadishut Kalsel, Fathimatuzzahra.
Dia menambahkan semasa musim hujan 2024, sudah melakukan penanaman bersama dan mengawali 2025 melakukan penanaman kembali.
"Kami melakukan penyulaman 2.000 bibit eucalyptus yang sempat mati akibat musim kemarau," kata Kadis yang akrab disapa Aya itu.(smartbanua)
