- Tolak Instruksi Menhub Ratusan Massa Datangi KSOP Banjarmasin
- Komitmen Dukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Gubernur Kalsel Terima Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026 Kategori Madya
- Gubernur Kalsel Resmikan Lapangan Tenis Binda Kalsel, Hj Fathul Jannah Tekankan Olahraga sebagai Jembatan Silaturahmi
- Sheila On 7 Guncang Buzz Youth FestPuluhan Ribu Penonton Bernyanyi Bersama
- Ketua TP PKK Kalsel Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Banjir di Jejangkit Batola
- Wayang Golek Sunda: Sejarah, Perkembangan, dan Nilai Budaya Sejak Abad ke-17
- Kehangatan di RS Bhayangkara, Gubernur dan Kapolda Kalsel Dampingi Dua Anak Yatim Pejuang Kesembuhan
- Gemar Minum Susu Akan Diperkuat di Kalsel
- Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswi ULM, Seili Peragakan 18 Adegan
- Tulisan Masjid Raya Sabilal Muhtadin Berubah Biru, Ini Penjelasan Pengelola
Wisatawan Kalsel Kini Banyak Melirik Wisata Kulineerr



Banajrmasin : Wisatawan domestik, wisatawan Nusantara maupun wisatawan mancanegara saat ini dinilai
Baca Lainnya :
- Sakit Hati dan Cemburu Buta Berujung Maut 0
- Gubernur H. Muhidin Sambut Kedatangan Jaksa Agung ST Burhanuddin di Bandara Syamsuddin Noor0
- Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman dan Istri drg. Ellyana Trisya Hadiri Doa Bersama Lintas Agama di Polda Kalsel0
- POLDA KALSEL Ungkap Narkoba 40 Kilogram Selama Antik Intan 20250
- Banjar Sukses Jadi Juara Umum MTQN XXXVI Kalsel 2025, 35 Paket Umroh Diberikan untuk Para Pemenang0
sudah beralih kepada wisata kuliner. Mulai karena easa penasaran dan ingin mencoba kuliner khas Banjar/tradisional khas Kalimantan selatan.
Demikian dikatakan kepala dinas pariwisata prov.kalsel H,M.Syarifuddin, M.Pd usai membuka Focus Discusion Group analisis pasar pariwisata Dinas pariwisata prov.kalsel di hotel palm Banjarmasin,Selasa 1 juli 2025
Syarifuddin, menyebut arah kebutuhan wisatawan mulai terjadi perubahan, yang dulunya suka akan kriya, pashion dan yg lainnya,sekarang cenderung kepada kuliner khas Banjar.
Oleh itu, kebutuhan akan analisis pasar pariwisata perlu bersama kita diskusikan, kita perlu masukan masukan yang potensial dan positif bagi kepariwisataan Banua, perekonomian masyarakat, peningkatan Sumber daya dan lainnya tambah H.M. Syarifuddin.
"Ada istilah dalam bisnis pariwisata " lama tinggal atau banyaknya belanja" para wisatawan, apalagi dengan status bandara internasional Syamsudin Noor, yang sudah diminati oleh Maskapai internasional yg menghubungkan negara asia tenggara dan daerah asia lainnya secara direct, kata kadispar PROV.kalsel yang juga PJ.Sekretaris Daerah PROV.kalsel ini," katanya.
Sementara itu, ibu Dewi Setiawan dan team, analis pasar pariwisata yang juga sebagai Nara sumber dalam kesempatan tersebut juga mengatakan, trending saat ini adalah geopark Meratus beserta kekayaan budaya dan pernak pernik ke khas annya.
"Karena itu, kita dapat memetakan serta mencoba membangun wisata Banua secara berkelanjutan dan berkesinambungan sesuai kebutuhan pasar,"ucapnya.
Kegiatan FGD analis pasar pariwisata dikuti seluruh dinas pariwisata kab/kota se Kalsel,BPS, BI,Bappeda, seluruh asosiasi wisata seperti PHRI,ASPERWI,ASITA dan lainnya ujar ketua pelaksana Ibu Kiki Amelia, SE,MM.(smartbanua)
