- Pemprov Bersama TNI dan Polri Sidak SPBU, Pastikan Distubusi BBM Subsidi Solar Lancar
- Sekdaprov Kalsel Buka Rakor Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan di Banjar
- Sopir Truk Datangi Kantor Gubernur Menjerit Solar Sulit Didapat
- Pemprov Kalsel Terima Sertifikat Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) Musik Panting
- Segarkan Organisasi Gubernur Muhidin Kembali Lantik Ratusan Pejabat
- Sekdaprov Kalsel Hadiri Tabligh Akbar dan Haul ke-6 Almarhum H. Andi Arsyad Petta Tahang di Tanah Bunbu
- Polda Kalsel Sosialisasikan KUR Himbara Tanpa Agunan untuk Petani Jagung
- Gubernur Kalsel Bakal Evaluasi Kembali Kinerja Pejabat hingga Eselon IV
- Kolaborasi Dispora dan DLH Kalsel Libatkan Pemuda Jadi Agen Lingkungan
- Terima Reses Komisi XI DPR RI, Gubernur H. Muhidin Sampaikan Keberhasilan Pemprov Kalsel atas Kinerja Tinggi dan Penurunan Stunting serta Kemiskinan
Status Gunung Semeru Naik ke Level Awas, Warga Mengungsi ke Zona Aman

Keterangan Gambar : Gunung Semeru meletus pada Rabu (19/11). (Foto: Dok. Istimewa)
Surabaya, smartbanua.com - Status Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali meningkat dari Level Siaga menjadi Level Awas setelah mengalami erupsi besar, Rabu (19/11) sore.
“Kenaikan tingkat aktivitas Gunung Semeru dari Level III atau Siaga ke Level IV atau Awas terjadi pada pukul 17.00 WIB,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur, Satriyo Nurseno.
Sebelumnya, pada pukul 16.00 WIB, status Semeru juga telah dinaikkan dari Level II atau Waspada ke Level III atau Siaga. Peningkatan aktivitas ini dipicu oleh munculnya Awan Panas Guguran (APG) yang mulai terpantau sejak pukul 14.13 WIB.
Baca Lainnya :
- Suplai Pertamax Kalsel Kembali Normal, Distribusi Pertamina Lancar Lagi0
- 91 Bollard Trotoar Jalan Panglima Batur Banjarbaru Dicuri, PUPR Ganti Material Non-Besi0
- Empat Anak di Aluh Aluh Diserang Kera Liar, Polisi dan BKSDA Turun Tangan0
- Operasi Zebra Intan 2025 Digelar hingga Akhir November, Ini 7 Pelanggaran Prioritas0
- Polda Kalsel Bongkar Home Industry Miras Oplosan di Banjarmasin, Ribuan Botol Disita0
“Awan panas guguran masih berlangsung dengan amplitudo maksimum 34 mm. Jarak luncurnya mencapai 14 kilometer dari puncak gunung dan cenderung mengarah ke utara,” jelas Satriyo.
Warga yang tinggal di sekitar aliran lahar Semeru pun sudah diminta menjauh dari zona bahaya. Mereka dievakuasi ke Balai Desa Oro-Oro Ombo dan SD Oro-Oro Ombo 03 di Kecamatan Pronojiwo, Lumajang.
Secara visual, kondisi cuaca di sekitar Gunung Semeru terpantau berawan dan gelap. Akses menuju Jembatan Gladak Perak untuk sementara ditutup. Hingga kini, dampak dan korban akibat erupsi masih dalam proses pendataan.
“Korban sementara nihil,” tambah Satriyo.(/smartbanua)
