- Polisi Gagalkan Peredasan 2 Kg Sabu dan 1.670 Butir Ekstasi di Perairan Sungai Barito
- Motif Pembunuhan di Surgi Mufti Banjarmasin Gegara Alkohol
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Hadiri HUT ke-23 Kabupaten Balangan, Apresiasi Kemajuan dan Sinergi Pembangunan
- Bahas Berbagai Permasalahan Daerah, Gubernur H. Muhidin Dialog Langsung Bersama Bupati/ Walikota se-Kalsel
- Apel Gabungan Pemprov Kalsel; Gubernur H. Muhidin Tekankan Peningkatan Disiplin ASN dan Pegawai
- Pemprov Kalsel Siap Terapkan WFH
- Tindak Lanjut Arahan Gubernur, BPBD Kalsel Perkuat Personel dan Peralatan Hadapi Musim Kemarau
- ASN di Kalsel Dihimbau Hemat Energi
- Dishut Kalsel Tertibkan PETI di Tahura Sultan Adam
- RSJ Sambang Lihum Optimistis Raih Predikat WBBM 2027
Semarakan hari Bumi 2025 Gubernur Kalsel Tanam Pohon Matoa

Banjarmasin : Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Bumi yang jatuh pada 22 April 2025, Kementerian Agama (Kemenag) RI menggelar kegiatan nasional berupa Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon Matoa.
Mendukung gerakan itu, di Provinsi Kalsel sebanyak 10.000 ribu pohon matoa ditanam. Secara simbolis dilakukan Gubernur Kalsel Muhidin, Kepala Kemenag Kalsel M Tambrin, serta seluruh pemuka agama, di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Banjarmasin, Selasa (22/4/2025).
Baca Lainnya :
- Puncak Harjad ke-22 Meriah, Gubernur H. Muhidin Puji Kemajuan Kabupaten Balangan0
- Kepala BIN Didampingi Gubernur Resmikan Markas Komando BIN Daerah Kalsel, Terbesar dan Terbaik di Indonesia0
- Apel Usai Cuti Lebaran, Pj Sekdaprov Cek Kehadiran ASN, PPPK dan Non ASN 0
- Open House Hari Kedua, Gubernur dan Wagub Silaturahmi Bersama Bupati/Walikota dan Forkopimda se-Kalsel 0
- Libur Lebaran Pengelola Wisata Diminta Terapkan Sapta Pesona0
Gubernur mengatakan, aksi ini juga dilakukan di berbagai daerah di Kasel, dengan melibatkan jajaran kemenag Kabupaten/kota hingga pondok pesantren.
Gubernur berharap aksi ini sebagai wujud nyata kepedulian terhadap bumi, dengan harapan bumi terjaga untuk masa kini dan nanti.
"Di Kalsel mendapat bagian 10 ribu pohon matoa asal Papua, terbagi di beberapa daerah, ada yang ditanam pondok pesantren.
Selain itu, Gubernur Muhidin berharap aksi gerakan menanam pohon matoa ini, menjadi saraan edukasi kepada masyarakat untuk lebih peduli menjaga bumi salah satunya dengan menanam pohon.
"Kami himbau masyarakat agar ikut menanam pohon yang bermanfaat, seperti cabai ya dimuka rumah," katanya.
Penanaman 1 juta pohon matoa adalah salah satu dari program prioritas Menteri Agama yakni Penguatan Ekoteologi. Pohon matoa juga dianggap sebagai simbol ketangguhan yang menyimpan filosofi dan potensi besar dalam membangun masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. (smartbanua)
