- Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Terhadap Seorang Warga yang Diduga Tenggelam di Sungai Desa Rantau Nangka, Kabupaten Banjar
- Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemprov Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah
- BAILANG PAKACIL Tembus Rawa Paminggir, PastikanLayanan Adminduk hingga Pelosok
- BMKG Peringatkan Potensi Hujan Petir di Kalsel hingga Pertengahan Juni
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Buka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Angkatan XVIII 2026; Tekankan Semangat Bekerja Melayani Masyarakat Banua
- ASN Pemprov Tersandung Dugaan Pemerasan, Gubernur, Silahkan Proses
- Dinas ESDM Kalsel Minta Maaf, ASN nya Tersandung Pemerasan
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Haul ke-16 Tuan Guru H Sofyan Noor bin Ahmad Sya ran di Martapura
- Desa Baringin Jadi Percontohan Penanganan Permukiman Terpadu di Kalsel
- Gubernur Dorong JMSI Kalsel Jaga Independensi
Polda Kalsel Jadikan Tanah Laut Sentra Jagung

Tanah Laut - Polda Kalimantan Selatan mencanangkan Kabupaten Tanah Laut (Tala) sebagai sentra utama produksi jagung di provinsi itu dengan potensi lahan tanam se-Kalsel mencapai 10 ribu hektare, pada kuartal I tahun 2026.
Hal ini dikatakan Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan, saat memimpin penanaman bibit jagung di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Sabtu 7 Maret.
Baca Lainnya :
- Polisi Buru Tiga Pelaku Pengeroyokan Pria di Jalan Veteran0
- Safari Ramadan di HSU, Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Serahkan Bantuan CSR dan Sembako untuk Warga0
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Kunjungi Sentra Kerajinan Galeri Kembang Ilung HSU0
- Polda Kalsel Kembali Hadirkan Mudik Gratis Siapkan Tiga Rute 0
- Pelindo Multi Terminal Berbagi Berkah Ramadan ke Masyarakat 0
Kapolda mengungkapkan potensi pengembangan lahan tanam jagung semakin terbuka dengan adanya dukungan berbagai pihak.
Untuk di Tala sendiri Polda Kalsel mendapat dukungan dari PT Inhutani menyediakan lahan pinjam pakai seluas 700 hektare dimanfaatkan dalam program penanaman jagung. Sedangakn secara total se-Kalsel, lahan yang tersedia mencapai 10 ribu hektare dengan yang sudah tertanam jagung sekitar 1.000 hektare. Dari lahan yang siap tanam seluas 2.813 hektare.
Kapolda mengungkapkan kebutuhan jagung, khususnya untuk jenis jagung pakan ternak di Kalsel sekitar 300 ribu ton per tahun. Sedangkan kemampuan produksi baru sekitar 4.000 ton per bulan atau 48 ribu ton per tahun. Maka dari itu, pasar jagung sangat terbuka bagi petani dan memastikan terus mendorong agar harga jualnya terjaga.
"Jadi program swasembada jagung ini dapat memberikan kesejahteraan bagi petani karena ada kepastian harga dalam hasil panen," ujarnya.
Diketahui program tanam jagung yang dilakukan Polda Kalsel untuk mendukung swasembada pangan nasional sebagai implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto telah menghasilkan produksi jagung mencapai 6.000 ton.
Berdasarkan data terbaru pada Februari 2026 untuk produksi jagung di Kalsel mencapai 8.000 ton.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pun menjadikan Polda Kalsel sebagai percontohan keberhasilan budidaya jagung di lahan basah yang sukses mewujudkan lahan sub optimal menjadi lebih produktif.(/smartbanua)
