- PLTU Asam Asam Batu Bara Bukan Penyebab Pemadaman Listrik
- Tapin Art Fest 2026 Resmi Dibuka, Gubernur H. Muhidin: Budaya Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat
- Milad ke-51 MUI Kalsel, Gubernur H. Muhidin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara untuk Kemajuan Banua
- Gubernur Kalsel H Muhidin Ungkap Alasan PLN Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir
- Polresta Banjarmasin Bersihkan Eks Terminal Pasar Sentra Antasari, Wujudkan Lingkungan Sehat
- ETLE Handheld Tindak 20 Pelanggar Parkir di Badan Jalan Banjarmasin
- Wagub Hasnuryadi Tegaskan Pemprov Kalsel Siap Bersinergi Kembangkan Olahraga Sambo di Banua
- Gubernur H. Muhidin Resmi Dilantik Sebagai Ketua Majeliis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Provinsi Kalsel
- Hj. Fathul Jannah Dilantik sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalsel; Siap Perkuat Pembentukan Karakter dan Pengembangan Potensi Generasi Muda
- Komitmen Gubernur Kalsel H. Muhidin Terus Tingkatkan Berbagai Program Gerakan Pramuka ke Tingkat Nasional
PLTU Asam Asam Batu Bara Bukan Penyebab Pemadaman Listrik

Banjarmasin - PT PLN (Persero) memastikan pemadaman listrik bergilir yang masih terjadi di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah tidak ada kaitannya dengan pasokan maupun kualitas batu bara.
Penjelasan tersebut disampaikan langsung Senior Manager PT PLN (Persero) Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Asam-Asam, Fajar Pamujianto, saat mengajak sejumlah awak media dan organisasi masyarakat melihat dari dekat proses perbaikan generator di PLTU Asam-Asam, Kabupaten Tanah Laut, Kamis 30 Juli.
Baca Lainnya :
- Tapin Art Fest 2026 Resmi Dibuka, Gubernur H. Muhidin: Budaya Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat0
- Milad ke-51 MUI Kalsel, Gubernur H. Muhidin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara untuk Kemajuan Banua0
- Gubernur Kalsel H Muhidin Ungkap Alasan PLN Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir 0
- Polresta Banjarmasin Bersihkan Eks Terminal Pasar Sentra Antasari, Wujudkan Lingkungan Sehat 0
- ETLE Handheld Tindak 20 Pelanggar Parkir di Badan Jalan Banjarmasin0
Menurut Fajar, penyebab berkurangnya pasokan listrik ke sistem interkoneksi Kalimantan murni berasal dari gangguan teknis pada generator Unit 3 PLTU Asam-Asam.
"Kerusakan ini sama sekali tidak berhubungan dengan batu bara. Ini murni gangguan teknis pada generator dan sifatnya di luar prediksi," ujarnya.
Fajar juga menepis anggapan bahwa pembangkit mengalami kendala akibat kekurangan bahan bakar. Ia memastikan stok batu bara di PLTU Asam-Asam masih mencukupi untuk mendukung operasional pembangkit.
"Cadangan batu bara saat ini masih aman, sekitar 15 hari ke depan," katanya.
Saat ini, proses perbaikan generator terus dikebut oleh tim teknis yang bekerja selama 24 jam. Namun, pekerjaan tersebut tidak bisa dilakukan secara terburu-buru karena setiap tahapan harus melewati proses pengujian sebelum berlanjut ke tahap berikutnya.
"Setelah satu tahapan selesai, kami lakukan pengujian dan evaluasi datanya. Kalau hasilnya sudah sesuai standar, baru masuk ke proses berikutnya. Karena itu, perbaikannya memang membutuhkan waktu," jelas Fajar.
PLN menargetkan perbaikan generator selesai pada 25 Agustus 2026. Meski begitu, upaya pemulihan sistem terus dilakukan agar pasokan listrik ke pelanggan dapat berangsur normal.
Fajar menambahkan, gangguan pada generator seperti yang terjadi saat ini tergolong jarang. Bahkan sepanjang 2026, insiden tersebut baru pertama kali terjadi.
"Kalau tahun ini baru sekali. Sebelumnya kejadian serupa pernah terjadi pada 2018," ungkapnya.
Sementara, Muhammad Amin Hasani atau Amin dari Vinus Kalsel salah satu yang mewakili masyarakat saat menggelar aksi di depan Kantor PLN turut diajak hadir lansung menyaksikan proses perbaikan dan melihat stok batubara PLTU Asam Asam.
Ia pun menyatakan kerusakan generator memang nyata dan saat ini sedang ditangani oleh tim teknis dan menepis isu kurangnya pasokan batubara.
“Kami melihat sendiri bahwa memang benar terdapat kerusakan pada generator Unit 3 dan saat ini sedang dalam proses perbaikan. Stok batubara juga cukup dengan kualitas sesuai,” katanya.
Sebagai salah satu pembangkit utama di sistem interkoneksi Kalimantan, PLTU Asam-Asam memiliki peran penting dalam menyuplai kebutuhan listrik. Gangguan pada generator Unit 3 berkapasitas 54 megawatt (MW) inilah yang membuat pasokan listrik berkurang sehingga PLN harus menerapkan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah Kalsel dan Kalteng selama proses perbaikan berlangsung. (/smartbanua)
