Tapin Art Fest 2026 Resmi Dibuka, Gubernur H. Muhidin: Budaya Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat

By smartbanua 01 Agu 2026, 14:49:01 WITA, 7 Dibaca Pemprov Kalsel
Tapin Art Fest 2026 Resmi Dibuka, Gubernur H. Muhidin: Budaya Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat


TAPIN – Gubernur Kalsel, H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H. M. Syarifuddin, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kalsel, Hj. Masrupah Syarifuddin, resmi membuka Tapin Art Fest 2026 di Ruang Terbuka Publik Kawasan Rantau Baru, Kabupaten Tapin, Jumat (31/7/2026) malam.

Pembukaan festival yang masuk Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 itu ditandai prosesi adat Batapak Mayang, simbol doa agar festival terus berkembang, membawa keberkahan, dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Baca Lainnya :

Mengusung slogan "Anggung Budaya Anjung Banua", Tapin Art Fest 2026 berlangsung selama enam hari, mulai 31 Juli hingga 5 Agustus 2026 ini menghadirkan berbagai kesenian seperti penampilan tari Japin, pertunjukan seni tradisional, permainan rakyat, kuliner khas, bazar umkm serta beragam aktivitas budaya yang mengangkat identitas daerah sekaligus menarik wisatawan.

Sebagai salah satu dari 125 event unggulan dalam KEN 2026, Tapin Art Fest menjadi satu dari tiga agenda Kalsel yang masuk kalender event nasional, bersama Festival Bamboo Rafting, dan Festival Budaya Saijaan. 

Membacakan sambutan Gubernur Kalsel, H. Muhidin, Sekdaprov Kalsel, H. M Syarifuddin menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tapin, panitia, seniman, komunitas kreatif, pelaku UMKM, dan seluruh pihak yang telah menyukseskan Tapin Art Fest 2026.

"Masuknya Tapin Art Fest dalam KEN membuktikan budaya dan pariwisata Banua memiliki daya saing nasional. Momentum ini harus terus dijaga," ujarnya.

Menurutnya, Tapin Art Fest menjadi etalase seni, budaya, dan ekonomi kreatif yang tetap berakar pada kearifan lokal.

"Seni dan budaya adalah jati diri bangsa yang wajib kita lestarikan bersama," tegasnya.

Gubernur H. Muhidin menilai festival budaya juga memberi dampak nyata terhadap perekonomian melalui meningkatnya kunjungan wisatawan yang menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, perdagangan, hingga UMKM.

"Budaya yang dirawat dengan baik akan menjadi penggerak kesejahteraan masyarakat," katanya.

Selain itu, Gubernur H. Muhidin juga mengajak generasi muda mencintai budaya daerah dan menjadikannya sebagai inspirasi untuk berkarya.

"Budaya lokal harus menjadi kekuatan ekonomi sekaligus memperkuat karakter bangsa," pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Tapin, H. Yamani menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pariwisata RI, Kementerian Hukum, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, para sponsor, pelaku seni, komunitas kreatif, dan UMKM atas dukungan yang mengantarkan Tapin Art Fest menjadi bagian dari Karisma Event Nusantara.

Lebih lanjut Bupati Yamani juga mengungkapkan bahwa Tapin Art Fest kini telah memiliki sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI), sebagai langkah memperkuat identitas festival budaya tersebut.

"Keberhasilan Tapin Art Fest merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Kalsel, hingga masyarakat yang bersama-sama membangun pariwisata dan ekonomi kreatif Tapin," ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati H. Yamani menegaskan, status Tapin Art Fest sebagai bagian dari KEN merupakan amanah untuk terus menghadirkan festival budaya yang berkualitas dan berdampak bagi masyarakat.

"Tapin Art Fest di KEN adalah amanah untuk terus menghadirkan festival yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Selain itu, Bupati Yamani mengajak masyarakat menjadikan Tapin Art Fest sebagai kebanggaan bersama yang memperkuat budaya sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif.

"Mari jadikan Tapin Art Fest sebagai kebanggaan bersama untuk menguatkan budaya dan ekonomi kreatif," tutupnya.

Rangkaian pembukaan juga diisi dengan penyerahan Piagam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 dari Kementerian Pariwisata RI kepada Pemerintah Kabupaten Tapin sebagai apresiasi atas terpilihnya Tapin Art Fest dalam 125 event unggulan nasional.

Selain itu, penghargaan diberikan kepada sponsor utama, PT Bumi Rantau Energi dan PT Kalimantan Prima Persada, serta diserahkan Surat Pencatatan Hak Cipta Tapin Art Fest dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalsel kepada Yayasan Bilik Budaya sebagai penguat identitas festival budaya tersebut.

Usai membuka Tapin Art Fest 2026, Sekretaris Daerah Kalsel, H. M. Syarifuddin didampingi Ketua DWP Provinsi Kalsel Hj. Masrupah Syarifuddin bersama Bupati Tapin dan jajaran tamu undangan meresmikan Bazar UMKM melalui prosesi pemotongan pita.

Selanjutnya, rombongan meninjau sejumlah stan untuk menyaksikan beragam produk unggulan, kerajinan, kuliner, dan hasil ekonomi kreatif karya pelaku UMKM lokal.

Acara pembukaan dihadiri perwakilan Kementerian Pariwisata RI, Kepala Kanwil Kemenkumham RI di Kalsel, Ketua TP PKK Kabupaten Tapin, Hj. Faridah Yamani, Wakil Bupati Tapin, H. Juanda, beserta Ketua GOW Kabupaten Tapin, Hj. Elya Hartati, Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, unsur Forkopimda, Ketua DPRD Kabupaten Tapin, Sekretaris Daerah Kabupaten Tapin, kepala SKPD, kepala dinas pariwisata se-Kalsel, pimpinan PT Bumi Rantau Energi, PT Kalimantan Prima Persada, para sponsor, serta tamu undangan lainnya. (/rifky nanang raponggati




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.