- Berbaur Ulama, Habaib dan Jamaah, Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Masjid Jami Tuhfaturroghibin
- 800 Personel Polda Kalimantan Selatan Amankan Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Pengamanan Diperketat hingga Jalur Sungai
- Hari Pertama Kerja Sekda Kalsel Sidak Disiplin ASN, Ini Hasilnya
- Gubernur H. Muhidin Bersama Wagub dan Sekdaprov Sholat Idul Fitri di Masjid Sabilal Muhtadin Banjarmasin
- Kakanwil Kemenag Kalsel Ajak Masyarakat Hormati Hasil Sidang Isbat dan Perkuat Persatuan Idul Fitri
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Pimpin HLM TPID, Gerak Cepat Kendalikan Inflasi Jelang Hari Besar Keagamaan
- Wagub Hasnuryadi Berbuka Puasa Bersama Barito Mania; Dipersatukan dalam Cinta dan Semangat untuk Kebanggaan Banua
- Jelang Lebaran, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan Komoditas di Pelabuhan Trisakti
- Musyawarah Masyarakat Seni dan Ngaji Puisi ke 6 Digelar Khidmat di Banjarmasin
- Jasa Raharja Kalsel Perkuat Sinergi, Dukung Mudik Aman 2026
Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan Program MBG

Banjarmasin : Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) berkomitmen memperkuat pengawasan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), menyusul adanya beberapa kasus keracunan yang terjadi di sejumlah daerah.
Hal itu disampaikan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Miftahul Chair, saat mewakili Gubernur Kalsel H. Muhidin dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Komunikasi Publik & Trust Building: Mitigasi Risiko Program Makan Bergizi Gratis di Kalimantan Selatan”.
Baca Lainnya :
- Ribuan PPPK Paruh Waktu Kabupaten Banjar Resmi Sandang Status ASN, Bupati Saidi: Jadilah Abdi Negara yang BerAKHLAK0
- Longsor Kembali Terjadi di Jalan Alternatif Km 171 Satui, Pengendara Diminta Ekstra Waspada0
- Wagub Hasnuryadi Dorong Atlet Kalsel Terus Berprestasi dan Jaga Semangat Persatuan0
- Gubernur Kalsel Tekankan Pejabat Daerah Tidak Korupsi, Dorong Integritas dan Etika Birokrasi0
- H. Sudian Noor Apresiasi Penurunan Biaya Haji 2026, Harapkan Tidak Mengorbankan Kualitas Pelayanan0
Miftahul Chair menjelaskan, kegiatan FGD ini digelar sebagai bentuk evaluasi dan upaya memperbaiki pelaksanaan program MBG, agar ke depan berjalan lebih baik dan aman bagi masyarakat, khususnya para pelajar.
“Kita melihat langsung permasalahan yang terjadi di lapangan. Mudah-mudahan kejadian seperti kasus keracunan tidak terulang lagi, dan program makan bergizi gratis ini bisa semakin membaik,” kata Chair, Banjarmasin, Rabu (29/10/2025).
Menurutnya, Pemprov Kalsel tetap menjalankan program MBG sesuai dengan kewenangan yang dimiliki, terutama bagi jenjang SMA/SMK yang menjadi tanggung jawab pemerintah Provinsi. Ia mencontohkan, beberapa sekolah sudah menjadi percontohan pelaksanaan MBG dengan standar kebersihan dan gizi yang baik.
“Khusus untuk SMA, kami sudah mulai melaksanakan percontohan. Misalnya di SMA Banua, program MBG sudah terpenuhi dengan baik. Kami berupaya agar pelaksanaannya tidak seperti di tempat lain, karena persiapannya sudah lebih matang,” jelasnya
Terkait insiden keracunan yang sempat terjadi di Banjarbaru, Miftahul Chair menegaskan bahwa hal tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi seluruh pihak agar pengawasan dan standar penyajian makanan lebih diperketat.
“Kejadian itu menjadi pelajaran bagi kita semua. Pengawasan harus kita tingkatkan supaya tidak terulang kembali,” tegasnya.
Melalui kegiatan FGD ini, Pemprov Kalsel berharap seluruh pemangku kepentingan dapat bersinergi dalam membangun kepercayaan publik terhadap program pemerintah, khususnya program strategis nasional seperti Makan Bergizi Gratis yang bertujuan meningkatkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Selatan.(/smartbanua)
