- IFA Archipelago Kalsel 2026 Dimulai, Fathul Jannah: Sasirangan Warisan Budaya Banjar
- Polresta Banjarmasin Tingkatkan Kesiapsiagan hadapi Ancaman Karhutla
- Warga Sungai Rangas Antusias Tukar Sampah dengan Sembako
- Pamor Borneo 2026 Ditutup, Hj. Fathul Jannah Tampil dengan Sasirangan Motif Borneo Bersama
- Lomba Masak Serba Ikan Kalsel 2026 Jadi Momentum Gerakan Makan Ikan untuk Cegah Stunting
- Gubernur H. Muhidin Resmi Buka Pamor Borneo 2026; Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Penguatan Investasi, Perdagangan dan Transformasi Digital
- Dit Intelkam Polda Kalsel Ajak Warga HSS Perkuat Persatuan
- Silaturahmi dengan Warga Tanjung Selor, Intelkam Polda Kalsel Bagikan Sembako
- Polda Kalsel Musnahkan 172,4 Kilogaram Sabu dan Ratusan Butir Ekstasi
- Job Fair Kalsel 2026 Sediakan 1.145 Lowongan Kerja
Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan Program MBG

Banjarmasin : Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) berkomitmen memperkuat pengawasan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), menyusul adanya beberapa kasus keracunan yang terjadi di sejumlah daerah.
Hal itu disampaikan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Miftahul Chair, saat mewakili Gubernur Kalsel H. Muhidin dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Komunikasi Publik & Trust Building: Mitigasi Risiko Program Makan Bergizi Gratis di Kalimantan Selatan”.
Baca Lainnya :
- Ribuan PPPK Paruh Waktu Kabupaten Banjar Resmi Sandang Status ASN, Bupati Saidi: Jadilah Abdi Negara yang BerAKHLAK0
- Longsor Kembali Terjadi di Jalan Alternatif Km 171 Satui, Pengendara Diminta Ekstra Waspada0
- Wagub Hasnuryadi Dorong Atlet Kalsel Terus Berprestasi dan Jaga Semangat Persatuan0
- Gubernur Kalsel Tekankan Pejabat Daerah Tidak Korupsi, Dorong Integritas dan Etika Birokrasi0
- H. Sudian Noor Apresiasi Penurunan Biaya Haji 2026, Harapkan Tidak Mengorbankan Kualitas Pelayanan0
Miftahul Chair menjelaskan, kegiatan FGD ini digelar sebagai bentuk evaluasi dan upaya memperbaiki pelaksanaan program MBG, agar ke depan berjalan lebih baik dan aman bagi masyarakat, khususnya para pelajar.
“Kita melihat langsung permasalahan yang terjadi di lapangan. Mudah-mudahan kejadian seperti kasus keracunan tidak terulang lagi, dan program makan bergizi gratis ini bisa semakin membaik,” kata Chair, Banjarmasin, Rabu (29/10/2025).
Menurutnya, Pemprov Kalsel tetap menjalankan program MBG sesuai dengan kewenangan yang dimiliki, terutama bagi jenjang SMA/SMK yang menjadi tanggung jawab pemerintah Provinsi. Ia mencontohkan, beberapa sekolah sudah menjadi percontohan pelaksanaan MBG dengan standar kebersihan dan gizi yang baik.
“Khusus untuk SMA, kami sudah mulai melaksanakan percontohan. Misalnya di SMA Banua, program MBG sudah terpenuhi dengan baik. Kami berupaya agar pelaksanaannya tidak seperti di tempat lain, karena persiapannya sudah lebih matang,” jelasnya
Terkait insiden keracunan yang sempat terjadi di Banjarbaru, Miftahul Chair menegaskan bahwa hal tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi seluruh pihak agar pengawasan dan standar penyajian makanan lebih diperketat.
“Kejadian itu menjadi pelajaran bagi kita semua. Pengawasan harus kita tingkatkan supaya tidak terulang kembali,” tegasnya.
Melalui kegiatan FGD ini, Pemprov Kalsel berharap seluruh pemangku kepentingan dapat bersinergi dalam membangun kepercayaan publik terhadap program pemerintah, khususnya program strategis nasional seperti Makan Bergizi Gratis yang bertujuan meningkatkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Selatan.(/smartbanua)
