- Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Sinergi Stakeholder Demi Zero Over Dimension Over Loading 2027
- Sekdaprov Kalsel Hadiri Haul ke-21 Guru Cangkring Tapin; Momentum Pelajari dan Nilai-Nilai Keteladanan Ulama
- Halalbihalal Kepala Sekolah dan Pegawas Sekolah SMA/SMK se- Kalsel; Gubernur H. Muhidin Tekankan Keteladanan di Dunia Pendidikan
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Terus Dorong PT. Ambapers Gali Pendapatan Asli Daerah untuk Pemprov Kalsel
- Sekdaprov M. Syarifuddin Pimpin Entry Meeting Pemprov Bersama BPKP Perwakilan Kalsel; Langkah Strategis Pengawasan dan Pendampingan Penyelenggaraan Pemerintahan
- Pemprov Kalsel Berkomitmen Terus Pengendalian Inflasi dan Menjaga Stabilitas Harga serta Ketersediaan Bahan Pokok
- Lepas Jamaah Calon Haji, Gubernur Kalsel Mengingatkan Jaga Kesehatan dan Menitipkan Doa untuk Keberkahan Banua
- Diskop UKM Kalsel Dorong Akselerasi Koperasi Merah Putih
- Capai Impresif 2025, Gubernur H. Muhidin Optimis Kalsel Menarik Banyak Investor di Tahun 2026
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Terima Penghargaan Atas Prestasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Kinerja Tinggi
Kebakaran Hebat di Teluk Dalam, Banjarmasin : Penjaga Toko Nekat Terobos Api, Tubuh Melepuh

Keterangan Gambar : PENJAGA TOKO-Penjaga toko menceritakan kronologi terjadinya kebakaran yang juga akibatkan dirinya terkena luka bakar. Ia memperlihatkan luka melepuh saat berupaya memadamkan api.
Banjarmasin, smartbanua.com — Sebuah kebakaran besar terjadi di kawasan Jalan Pembangunan II, Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Banjarmasin Tengah, pada Sabtu (06/12/2025) pagi. Api tiba-tiba melalap sebuah toko peralatan ternak ikan dan pertanian.
Peristiwa bermula sekitar pukul 06.00 Wita, ketika sejumlah warga melihat kepulan asap dari toko tersebut. Penjaga toko, yang bernama Muhamad, mengaku sempat meninggalkan kamar istirahatnya di lantai dasar bagian belakang, lalu mendapati kobaran api membesar cepat.
Baca Lainnya :
- Sopir Truk Ditangkap Setelah Pemotor Tewas di Jalan Trikora, Banjarbaru0
- Ancam Tetangga dengan Tombak, H Ditahan di Mapolsek Polsek Liang Anggang0
- Polda Kalsel Resmikan Labfor Tingkat II Gambut, Percepat Penanganan Kasus Kriminal di Kalsel0
- Pekan Budaya Banua 2025 Dibuka, Kalsel Rayakan Lonjakan Penetapan 11 Warisan Budaya Takbenda0
- Hutan Terus Menyusut, Ahli Peringatkan Kalsel Berpotensi Alami Banjir Besar seperti Sumatra0
Sadar api telah menyebar, Muhamad — dengan keberanian — mencoba memadamkan api sendirian menggunakan alat seadanya. Upaya tersebut dilakukan meskipun api sudah berkobar hebat. Akibatnya, ia mengalami luka bakar serius di dada kiri, bahu kanan, dan kedua kakinya. “Api itu di bawah aja Pak. Langsung saya melakukan pemadaman sendirian,” katanya sambil memperlihatkan luka melepuh parah.
Masyarakat dan relawan dari Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) sempat membantu memadamkan api sebelum akhirnya petugas pemadam resmi tiba. Hingga saat ini, belum ada korban jiwa — hanya kebakaran dan luka bakar pada Muhamad. Nilai kerugian material dan penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.
Pihak berwenang telah menutup sementara toko tersebut dan sedang mendalami penyebab kebakaran — apakah akibat korsleting listrik, kelalaian, atau faktor lain. Saksi dari penjaga toko menyatakan saat meninggalkan kamar, semua listrik sudah dicabut, dan lampu dimatikan. “Timbul api tanpa ada percikan listrik,” ujar dia dengan wajah menahan sakit.
Kondisi Saat Ini
-
Tidak ada korban jiwa, hanya luka bakar serius pada penjaga toko.
-
Toko ditutup sementara untuk penyelidikan.
-
Kerugian material belum dipastikan — penyidik masih menghitung.
Imbauan Warga dan Pihak Terkait
Warga sekitar diminta waspada terhadap bahaya kebakaran, terutama di bangunan toko dan rumah tinggal — terutama yang memiliki ruang tidur/kamar di bagian belakang atau lantai dasar. Pastikan instalasi listrik dalam kondisi baik, dan lakukan pemeriksaan rutin.
Sementara itu, aparat setempat maupun dinas terkait diimbau untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap penyebab kebakaran, serta memetakan area rawan kebakaran agar tindakan pencegahan dapat ditingkatkan. (/smartbanua)
