- Panglima Batur Salurkan Makanan dan BBM Gratis untuk Relawan Karhutla
- Hari Santri 2026 di Kalsel, Momentum Santri Jadi Agen Perubahan
- Polresta Banjarmasin Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi
- Atasi Karhutla, Dry Ice Ditebar di Langit Kalsel
- BNPB Siapkan Teknologi Dry Ice untuk Bantu Penanganan Karhutla di Kalsel
- Empat Korporasi Tersangka Karhutla
- Pemprov Kalsel Minta Pulangkan Kepala Demang Lehman dari Belanda
- Karhutla Sambang Lihum Ditangani dengan Membalik Gambut dan Pembasahan, Asap Mulai Berkurang
- Banjartimes Bersama Kurawal Foundation Gelar Diskusi Publik Ketika Jurnalisme Kembali Mencari Jalan Pulang kepada Warga
- TPP ASN Kalsel Naik hingga 98 Persen, Gubernur Minta Kinerja Makin Baik
Kalsel Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Batingsor Lebih Awal

Banjarmasin, smartbanua.com - Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, puting beliung, dan tanah longsor (Batingsor).
Hal itu ditandai dengan apel Siaga Bencana serta gelar pasukan dan kesiapan sarana prasarana. diikuti ratusan personil dari berbagai instansi terkait hingga pihak swasta, diantaranya, BPBD KALSEL, TNI-Polri, Basarnas, dan lainnya.
Baca Lainnya :
- Kalsel Torehkan Prestasi Gemilang di POPNAS dan PEPARPENAS 2025, Naik ke Peringkat 11 Nasional0
- Syukuran di Kediaman Sekdaprov Kalsel, Ceramah KH. Ilham Humaidi Ingatkan Pentingnya Didik Anak0
- Gubernur Kalsel Muhidin Fokus Perbaiki Pelayanan Kesehatan Hingga Pelosok0
- Kapolda Kalsel dan Aktivis Lokal Bahas Isu Sosial, Lingkungan, Pendidikan, dan Ketahanan Pangan0
- Resep Bir Tertua di Dunia Dibangkitkan dari Roti Bekas untuk Kurangi Sampah Makanan0
Sekda Prov Kalsel M Syarifuddin usai memimpin apel mengatakan, Kalsel meningkatkan kesiapsiagaan, seiring curah hujan yang semakin meningkat.
Ia menghimbau, kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya yang tinggal di daerah aliran sungai.
"Hari ini kita tingkatkan kesiapsiagaan.. Karena dari perkiraan BMKG Kalsel sudah memasuki musim hujan. Masyarakat dihimbau tetap waspada, terutama didaerah aliran sungai," ujar Sekda.
Sementara, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel Bambang Dedi Mulyadi, mengatakan meski Kalsel sudah meningkatkan kesiapsiagaan, namun belum menetapkan status untuk bencana hidrometeorologi.
"Kita tingkatkan Kesiapsiagaan lebih awal. Meski belum ada daerah menetapkan status. Karena penting siaga lebih awal untuk mengurangi resiko bencana jika terjadi," ujarnya, mewakili
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Kalsel telah berada beda fenomena alam La Nina, kondisi curah hujan yang terus meningkat diprediksi berlangsung hingga awal tahun 2026. Sehingga seluruh wilayah Kalsel harus Waspada.(/smartbanua)
