- Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Terhadap Seorang Warga yang Diduga Tenggelam di Sungai Desa Rantau Nangka, Kabupaten Banjar
- Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemprov Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah
- BAILANG PAKACIL Tembus Rawa Paminggir, PastikanLayanan Adminduk hingga Pelosok
- BMKG Peringatkan Potensi Hujan Petir di Kalsel hingga Pertengahan Juni
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Buka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Angkatan XVIII 2026; Tekankan Semangat Bekerja Melayani Masyarakat Banua
- ASN Pemprov Tersandung Dugaan Pemerasan, Gubernur, Silahkan Proses
- Dinas ESDM Kalsel Minta Maaf, ASN nya Tersandung Pemerasan
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Haul ke-16 Tuan Guru H Sofyan Noor bin Ahmad Sya ran di Martapura
- Desa Baringin Jadi Percontohan Penanganan Permukiman Terpadu di Kalsel
- Gubernur Dorong JMSI Kalsel Jaga Independensi
Kalsel Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Batingsor Lebih Awal

Banjarmasin, smartbanua.com - Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, puting beliung, dan tanah longsor (Batingsor).
Hal itu ditandai dengan apel Siaga Bencana serta gelar pasukan dan kesiapan sarana prasarana. diikuti ratusan personil dari berbagai instansi terkait hingga pihak swasta, diantaranya, BPBD KALSEL, TNI-Polri, Basarnas, dan lainnya.
Baca Lainnya :
- Kalsel Torehkan Prestasi Gemilang di POPNAS dan PEPARPENAS 2025, Naik ke Peringkat 11 Nasional0
- Syukuran di Kediaman Sekdaprov Kalsel, Ceramah KH. Ilham Humaidi Ingatkan Pentingnya Didik Anak0
- Gubernur Kalsel Muhidin Fokus Perbaiki Pelayanan Kesehatan Hingga Pelosok0
- Kapolda Kalsel dan Aktivis Lokal Bahas Isu Sosial, Lingkungan, Pendidikan, dan Ketahanan Pangan0
- Resep Bir Tertua di Dunia Dibangkitkan dari Roti Bekas untuk Kurangi Sampah Makanan0
Sekda Prov Kalsel M Syarifuddin usai memimpin apel mengatakan, Kalsel meningkatkan kesiapsiagaan, seiring curah hujan yang semakin meningkat.
Ia menghimbau, kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya yang tinggal di daerah aliran sungai.
"Hari ini kita tingkatkan kesiapsiagaan.. Karena dari perkiraan BMKG Kalsel sudah memasuki musim hujan. Masyarakat dihimbau tetap waspada, terutama didaerah aliran sungai," ujar Sekda.
Sementara, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel Bambang Dedi Mulyadi, mengatakan meski Kalsel sudah meningkatkan kesiapsiagaan, namun belum menetapkan status untuk bencana hidrometeorologi.
"Kita tingkatkan Kesiapsiagaan lebih awal. Meski belum ada daerah menetapkan status. Karena penting siaga lebih awal untuk mengurangi resiko bencana jika terjadi," ujarnya, mewakili
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Kalsel telah berada beda fenomena alam La Nina, kondisi curah hujan yang terus meningkat diprediksi berlangsung hingga awal tahun 2026. Sehingga seluruh wilayah Kalsel harus Waspada.(/smartbanua)
