- KPA Kalsel Peringati Hari AIDS Sedunia 2025
- Pemprov Kalsel Gerakan Anti Radikalisme ke Generasi Muda
- Tagana Kalsel Bantu Dapur Umur di Aceh Tamiang
- Gubernur Kalsel Apresiasi Jambore IMI Kalsel 2025, Dorong Solidaritas dan Safety Riding Komunitas Otomotif Banua
- DK Banjarmasin Resmi Tutup Dialektika Sastra Menara Pandang 2025, Hajriansyah Harapkan Penyair Terus Konsisten Menulis Puisi
- Museum Lambung Mangkurat Sosialisasi Lukisan Gusti Solihin
- Polda Kalsel Siap Gelar Ops Lilin Intan 2025
- DK Banjarmasin Gelar Dialektika Sastra Menara Pandang 2025, Hadirkan Ruang Pertemuan Para Penyair Muda
- 22 Orang Tewas dalam Kebakaran Ruko Terra Drone Kemayoran, Seluruh Korban Berhasil Diidentifikasi Tanpa Tes DNA
- Pemprov Kalsel Gelar Program Rehabilitasi Sosial Remaja Angkatan VIII Tahun 2025, Libatkan 90 Peserta dari 13 Kabupaten/Kota
H. Sudian Noor Fasilitasi Pembuatan SIM Gratis untuk Guru dan Ojek Online

Banjarbaru – Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PAN, H. Sudian Noor, S.AP, kembali menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya guru madrasah, guru ngaji, serta para pekerja ojek online yang ada di Tanah Bumbu, Banjarmasin, Banjarbaru, hingga Kotabaru.
Melalui inisiatif pribadinya, H. Sudian Noor memfasilitasi program pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) gratis, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap mereka yang berperan penting di tengah masyarakat namun sering terkendala persoalan administratif maupun ekonomi.
Baca Lainnya :
- Duel Antar Remaja Satu Orang Korban Alami Luka Sajam0
- H. Sudian Noor Tingkatkan Peran Masjid, Gelar Pelatihan Bilal dan Khatib0
- Hari Santri 2025 Momentum Santri Terus Berkontribusi Membangun Bangsa0
- Irjen Kemenkop UKM Tinjau Rumah Kemasan di Kalsel0
- Pemprov Kalsel Apresiasi Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR); Momentum Perkuat Kolaborasi dan Manfaat ke Masyarakat0
“Ini bukan menggunakan dana program pemerintah, tetapi dana pribadi sebagai bentuk kepedulian pribadi saya. Saya ingin para guru ngaji, guru madrasah, dan ojek online bisa menjalankan aktivitasnya dengan aman, legal, dan tanpa beban tambahan,” ujar H. Sudian Noor usai penyerahan simbolis SIM gratis kepada masyarakat.
Menurutnya, para guru madrasah dan guru ngaji memiliki peran besar dalam membentuk karakter dan moral generasi muda, sementara para pengemudi ojek online menjadi tulang punggung keluarga dan penggerak ekonomi kerakyatan. Karena itu, mereka patut mendapatkan perhatian dan kemudahan.
H. Sudian Noor berharap, langkah kecil ini dapat memberikan dampak nyata bagi penerima manfaat. Ia juga mendorong agar semakin banyak pihak yang peduli pada kesejahteraan masyarakat akar rumput.
“Kalau setiap kita membantu sesuai kemampuan, insya Allah banyak persoalan bisa kita atasi bersama,” tutupnya. (/smartbanua)


