- Sekdaprov Syarifuddin Resmi Dilantik sebagai Ketua KORMI Kalsel 2026–2031, Gubernur H. Muhidin Dorong Budaya Olahraga Masyarakat
- Menhaj Resmikan Fasilitas Peningkatan Pelayanan Asrama Haji Kelas I Banjarmasin
- Penutupan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I 2026; Gubernur Kalsel Tekankan Implementasi Inovasi dan Peningkatan Disiplin
- Empat Pilar Pengembangan Jadi Fondasi Penguatan Geopark Meratus Menuju Revalidasi UNESCO 2028
- NPC Kalsel Jadi Model Nasional, Sekdaprov Syarifuddin Puji Pembinaan Atlet Disabilitas
- Kalsel Buka Peluang Bangun SPBUN Berbasis Koperasi, Nelayan Makin Mudah Akses BBM
- Kalsel Buka Peluang Bangun SPBUN Berbasis Koperasi, Nelayan Makin Mudah Akses BBM
- Siaga Ancaman Karhutla, Dishut Kalsel Aktifkan Patroli hingga 100 Lebih Kelompok MPA
- Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026, Gubernur Muhidin Instruksikan Satgas Siaga Penuh
- Curah Hujan Menurun, Pemprov Kalsel Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla
H. Sudian Noor Fasilitasi Pembuatan SIM Gratis untuk Guru dan Ojek Online

Banjarbaru – Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PAN, H. Sudian Noor, S.AP, kembali menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya guru madrasah, guru ngaji, serta para pekerja ojek online yang ada di Tanah Bumbu, Banjarmasin, Banjarbaru, hingga Kotabaru.
Melalui inisiatif pribadinya, H. Sudian Noor memfasilitasi program pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) gratis, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap mereka yang berperan penting di tengah masyarakat namun sering terkendala persoalan administratif maupun ekonomi.
Baca Lainnya :
- Duel Antar Remaja Satu Orang Korban Alami Luka Sajam0
- H. Sudian Noor Tingkatkan Peran Masjid, Gelar Pelatihan Bilal dan Khatib0
- Hari Santri 2025 Momentum Santri Terus Berkontribusi Membangun Bangsa0
- Irjen Kemenkop UKM Tinjau Rumah Kemasan di Kalsel0
- Pemprov Kalsel Apresiasi Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR); Momentum Perkuat Kolaborasi dan Manfaat ke Masyarakat0
“Ini bukan menggunakan dana program pemerintah, tetapi dana pribadi sebagai bentuk kepedulian pribadi saya. Saya ingin para guru ngaji, guru madrasah, dan ojek online bisa menjalankan aktivitasnya dengan aman, legal, dan tanpa beban tambahan,” ujar H. Sudian Noor usai penyerahan simbolis SIM gratis kepada masyarakat.
Menurutnya, para guru madrasah dan guru ngaji memiliki peran besar dalam membentuk karakter dan moral generasi muda, sementara para pengemudi ojek online menjadi tulang punggung keluarga dan penggerak ekonomi kerakyatan. Karena itu, mereka patut mendapatkan perhatian dan kemudahan.
H. Sudian Noor berharap, langkah kecil ini dapat memberikan dampak nyata bagi penerima manfaat. Ia juga mendorong agar semakin banyak pihak yang peduli pada kesejahteraan masyarakat akar rumput.
“Kalau setiap kita membantu sesuai kemampuan, insya Allah banyak persoalan bisa kita atasi bersama,” tutupnya. (/smartbanua)


