- Milad ke-51 MUI Kalsel, Gubernur H. Muhidin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara untuk Kemajuan Banua
- Gubernur Kalsel H Muhidin Ungkap Alasan PLN Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir
- Polresta Banjarmasin Bersihkan Eks Terminal Pasar Sentra Antasari, Wujudkan Lingkungan Sehat
- ETLE Handheld Tindak 20 Pelanggar Parkir di Badan Jalan Banjarmasin
- Wagub Hasnuryadi Tegaskan Pemprov Kalsel Siap Bersinergi Kembangkan Olahraga Sambo di Banua
- Gubernur H. Muhidin Resmi Dilantik Sebagai Ketua Majeliis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Provinsi Kalsel
- Hj. Fathul Jannah Dilantik sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalsel; Siap Perkuat Pembentukan Karakter dan Pengembangan Potensi Generasi Muda
- Komitmen Gubernur Kalsel H. Muhidin Terus Tingkatkan Berbagai Program Gerakan Pramuka ke Tingkat Nasional
- Seminar Hari Kebaya Nasional 2026, TP PKK Kalsel Ajak Generasi Muda Lestarikan Kebaya
- Gubernur Kalsel Apresiasi Milad ke-30 Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Dorong SDM Unggul dan Berdaya Saing
Duel Antar Remaja Satu Orang Korban Alami Luka Sajam

Banjarmasin : Aksi duel antar remaja terjadi di kawasan Jalan Kelayan B Ujung, (Teluk Kubur) , Kelurahan Tanjung Pagar, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Selasa malam (21/10/2025).
Seorang anak berusia 14 tahun mengalami luka bacok di tangan, sementara tiga anak lainnya diamankan polisi.
Baca Lainnya :
- H. Sudian Noor Tingkatkan Peran Masjid, Gelar Pelatihan Bilal dan Khatib0
- Hari Santri 2025 Momentum Santri Terus Berkontribusi Membangun Bangsa0
- Irjen Kemenkop UKM Tinjau Rumah Kemasan di Kalsel0
- Pemprov Kalsel Apresiasi Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR); Momentum Perkuat Kolaborasi dan Manfaat ke Masyarakat0
- Barito Putera Terus Berbenah, Targetkan Promosi ke Liga 10
Kapolsek Banjarmasin Selatan AKP Christugus Lirens melalui Kanit Reskrim setempat Iptu Sudirno membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, seluruh pelaku dan korban masih berstatus anak di bawah umur atau Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH).
“Benar, kami telah mengamankan tiga anak yang diduga terlibat dalam penganiayaan terhadap seorang remaja di wilayah hukum Polsek Banjarmasin Selatan. Saat ini semuanya masih kami mintai keterangan,” ujar Iptu Sudirno.
Dari hasil penyelidikan, diketahui kejadian bermula ketika salah satu pelaku berinisial S (12) tengah duduk di sebuah musala di kawasan Teluk Tiram. Ia kemudian didatangi dua temannya, A (15) dan D (15), yang mengajaknya berkelahi satu lawan satu dengan seorang remaja lain di sekitar SMPN 18 Banjarmasin.
Ketiganya kemudian berboncengan menggunakan satu sepeda motor Yamaha Force 1 warna abu-abu bernomor polisi DA 5940 NE. Saat itu, A membawa parang, sedangkan D membawa celurit.
Mereka sepakat bertemu dengan korban M.A (14) di kawasan Teluk Kubur. Namun sesampainya di lokasi, pelaku melihat korban datang bersama beberapa temannya. Merasa kalah jumlah, ketiga remaja itu memutuskan pergi.
Naas, saat motor yang dikendarai D tidak sengaja menimbulkan suara keras karena masih di gigi satu, korban bersama temannya justru mendekat sambil membawa pisau belati. Dalam situasi panik, pelaku A kemudian mengayunkan parang hingga mengenai pergelangan tangan kiri korban.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan dan melaporkannya ke pihak kepolisian. Petugas Polsek Banjarmasin Selatan segera tiba di lokasi dan mengamankan dua pelaku beserta barang bukti berupa sebilah parang dan satu unit sepeda motor.
Korban mengalami luka robek di bagian pergelangan tangan kiri dan telah mendapat perawatan medis.
“Kami juga berkoordinasi dengan Unit PPA dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) karena yang terlibat ini anak-anak. Penanganan dilakukan secara hati-hati sesuai Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak,” Iptu Sudirno.
Polisi masih melakukan pendalaman terkait peran masing-masing anak dan motif terjadinya perkelahian tersebut.
Diharapkan kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama saat bergaul di luar rumah pada malam hari. Jangan sampai kejadian seperti ini kembali terulang.(smartbanua)
