- Polda Kalsel Siap Gelar Ops Lilin Intan 2025
- DK Banjarmasin Gelar Dialektika Sastra Menara Pandang 2025, Hadirkan Ruang Pertemuan Para Penyair Muda
- 22 Orang Tewas dalam Kebakaran Ruko Terra Drone Kemayoran, Seluruh Korban Berhasil Diidentifikasi Tanpa Tes DNA
- Pemprov Kalsel Gelar Program Rehabilitasi Sosial Remaja Angkatan VIII Tahun 2025, Libatkan 90 Peserta dari 13 Kabupaten/Kota
- Gubernur Kalsel dan Pangdam XXII Teken Kesepakatan Pembangunan Kodam Lambung Mangkurat di Banjarbaru
- Pemprov Kalsel Matangkan Persiapan Haul Abah Guru Sekumpul ke-21 Tahun 2025
- Gubernur Kalsel Dukung Komitmen Bupati Tabalong Tingkatkan Inovasi dan Pelayanan Publik
- Perayaan 60 Tahun Tabalong: Gubernur Muhidin Ajak Masyarakat Jaga Kebersamaan
- TP PKK Balangan Gelar Sastra Maambung Banua, Manjunjung Budaya di Bumi Sanggam
- Kebakaran Hebat di Teluk Dalam, Banjarmasin : Penjaga Toko Nekat Terobos Api, Tubuh Melepuh
Disdikbud Kalsel Gelar Festival Wayang Kulit Banjar untuk Apresiasi Seniman Pewayangan

smarbanua.com - Sebagai bentuk apresiasi terhadap para seniman pewayangan sekaligus dalam rangka memperingati Hari Wayang Dunia, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan melalui UPTD Taman Budaya Kalsel menggelar Festival Wayang Kulit Banjar.
Festival ini diikuti oleh tujuh kelompok wayang kulit Banjar dari berbagai kabupaten/kota di Kalsel. Kegiatan tersebut juga menghadirkan juri berkompeten, di antaranya dalang sekaligus pengrajin wayang kulit Banjar Taufik Rahmad Hidayat, serta analis wayang asal DI Yogyakarta Ki Udreka.
Baca Lainnya :
- Pemprov Kalsel Percepat Penerbitan SK PPPK Paruh Waktu, 6.403 Pegawai Segera Dilantik0
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Buka Rakor Pendidikan 2025, Perkuat Sinergi dan Rayakan Hari Guru Nasional0
- Apresiasi Pendidikan Kalsel 2025: Gubernur Muhidin Anugerahkan Penghargaan untuk Daerah dan Pendidik Berprestasi0
- Kelurahan Kelayan Tengah Deklarasikan Kampung Bebas dari Narkoba0
- Rapat Koordinasi Tata Kelola Karbon Kalsel 2025 Resmi Dibuka, Fokus pada NEK dan FOLU Net Sink 20300
Kepala Disdikbud Kalsel Galuh Tantri Narindra, melalui Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel Suharyanti, menyampaikan bahwa festival ini menjadi ruang penting bagi para seniman wayang kulit Banjar untuk terus berkarya dan mempertahankan eksistensi seni tradisi Banua.
“Kita di Kalsel memiliki banyak komunitas seniman pewayangan yang andal di bawah naungan Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kalsel. Festival ini merupakan bentuk tanggung jawab Taman Budaya untuk mendukung mereka tetap aktif melestarikan kesenian Banua,” ujarnya di Banjarmasin, Rabu (26/11/2025).
Suharyanti juga mengapresiasi antusiasme generasi muda Banua yang turut terlibat dalam menjaga keberlangsungan seni wayang kulit Banjar.
“Alhamdulillah, pada festival ini baik penabuh maupun dalang banyak berasal dari kalangan muda. Bahkan ada mahasiswa lulusan seni tari yang mampu mementaskan wayang kulit Banjar dengan sangat baik. Ini menjadi bukti bahwa seni tradisi masih memiliki tempat di hati generasi penerus,” jelasnya.
Ia berharap, melalui festival ini, kecintaan masyarakat terhadap wayang kulit Banjar semakin tumbuh dan melahirkan lebih banyak lagi seniman pewayangan yang kreatif dan inovatif.
“Kami ingin memastikan bahwa warisan budaya ini tetap hidup, berkembang, dan dapat dinikmati hingga ke generasi selanjutnya,” pungkasnya.(/smartbanua)
