- IFA Archipelago Kalsel 2026 Dimulai, Fathul Jannah: Sasirangan Warisan Budaya Banjar
- Polresta Banjarmasin Tingkatkan Kesiapsiagan hadapi Ancaman Karhutla
- Warga Sungai Rangas Antusias Tukar Sampah dengan Sembako
- Pamor Borneo 2026 Ditutup, Hj. Fathul Jannah Tampil dengan Sasirangan Motif Borneo Bersama
- Lomba Masak Serba Ikan Kalsel 2026 Jadi Momentum Gerakan Makan Ikan untuk Cegah Stunting
- Gubernur H. Muhidin Resmi Buka Pamor Borneo 2026; Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Penguatan Investasi, Perdagangan dan Transformasi Digital
- Dit Intelkam Polda Kalsel Ajak Warga HSS Perkuat Persatuan
- Silaturahmi dengan Warga Tanjung Selor, Intelkam Polda Kalsel Bagikan Sembako
- Polda Kalsel Musnahkan 172,4 Kilogaram Sabu dan Ratusan Butir Ekstasi
- Job Fair Kalsel 2026 Sediakan 1.145 Lowongan Kerja
Atensi Kasuh Bunuh Diri Remaja DP3A-KB Kalsel Siapkan Satgas ke Sekolah

BANJARMASIN : Awal tahun 2025 ini kasus bunuh diri dilakukan oleh dua orang remaja, berstatus pelajar di salah satu sekolah di Kota Banjarbaru. Kasus ini menjadi catatan penting dan menjadi atensi kedepan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3A-KB) Provinsi Kalimantan Selatan.
Hal itu diutarakan Kepala DP3A-KB Provinsi Kalsel, Sri Mawarni, disela acara Rakernis 2025 dan Pelaksanaan Forum Perangkat Daerah, Penyusunan Draft Rancangan Awal RPJMD dan Renstra DP3A & KB Tahun 2025 - 2029, di salah satu hotel di Banjarmasin, Senin (17/2/2025).
Baca Lainnya :
- Kalsel Targetkan Produksi Padi 1,27 Juta Ton pada 2025, Siap Pertahankan Status Penyangga Pangan Nasional0
- Komplek Perkantoran Pemprov Kalsel Bakal Jadi Pusat Wisata0
- Tumbuhkan Cinta Warga Banua, Bandara Syamsudin Noor Peringati Hari Kasih Sayang0
- Pemprov Kalsel Mantapkan Persiapan Pasar Wadai Ramadan 1446 H Bertajuk Halal Fair Lifestyle: Gaya Hidup Kekinian0
- Polda Kalsel Sambut Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III DPR RI0
Sri mengatakan, upaya yang pihaknya akan lakukan adalah membentuk satgas untuk mengencarkan sosialisasi ke sekolah-sekolah dengan bekerjasama Dinas Pendidikan Kalsel.
Menurut, Sri penting edukasi kepada remaja untuk menguatkan mental mereka, yang dinilai sebagai upaya, agar peristiwa bunuh diri di kalangan remaja atau pelajar diharapkan tidak terjadi lagi.
"Kami akan menerjunkan Satgas -Satgas ke sekolah, untuk sosialisasi dan edukasi agar mental mental pelajar kuat. Karena ini berkaitan mental hingga terjadi hal yang tidak diinginkan seperti mengakhiri hidup," katanya.
Sementara, dalam acara Rakernis tersebut, Gubernur Kalsel H Muhidin, melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dyan Nur, berharap ada penguatan program untuk perlindungan anak dan perempuan di Kalsel.
"Gubernur berharap ada penguatan program untuk perlindungan perempuan dan anak dengan menyelaraskan program bersama kabupaten kota," ucapnya.
Adapun progran prioritas DP3A-KB) Provinsi Kalimantan Selatan, diantaranya sosialisasi kekerasan perempuan dan anak, pembentukan desa kelurahan ramah perempuan dan anak, pencagahan pernikahan dini, stunting serta kesetraan gender. Sebagai mana visi misi Gubernur. (smartbanua)
