- Tiga Helikopter Water Bombing Dikerahkan Tangani Karhutla Kalsel
- BPBD Kalsel Catat 157 Kejadian Karhutla, Operasi Darat dan Udara Diperkuat
- Wagub Hasnuryadi Hadiri Puncak HANI 2026, Ajak Seluruh Elemen Bersatu Perangi Narkoba
- Gubernur Kalsel Dorong Alumni PKA 2026 Jadi Agen Perubahan dan Siap Hadapi Manajemen Talenta
- Kejari Banjar Geledah Kantor Dinkes
- Paskibraka Kalsel Ikuti Pemusatan Nasional
- Ribuan Warga Meriahkan Nobar Final Piala Dunia 2026 Bersama Gubernur Kalsel H. Muhidin
- Wali Kota Banjarbaru Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla dan Kekeringan
- BPBD Banjarbaru Catat 49 Karhutla Hanguskan 200 Hektare
- Tugu Pal 0 Kilometer Segera Dibuka, Pemprov Kalsel Siapkan Nobar Final Piala Dunia
Wagub Hasnuryadi Hadiri Puncak HANI 2026, Ajak Seluruh Elemen Bersatu Perangi Narkoba


BANJARMASIN – Wakil Gubernur Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman, menghadiri puncak Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 yang diselenggarakan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan di Aula Lantai I BNNP Kalimantan Selatan, Jalan D.I. Panjaitan No. 41, Banjarmasin, Kamis (23/7/2026) pagi.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting dan terhubung langsung dengan acara nasional yang dipusatkan di Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) di Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Lido, Kabupaten Bogor.
Baca Lainnya :
- Gubernur Kalsel Dorong Alumni PKA 2026 Jadi Agen Perubahan dan Siap Hadapi Manajemen Talenta0
- Pemprov Kalsel Segera Implementasikan Manajemen Talenta ASN, H. Muhidin: Tingkatkan Kualitas Birokrasi0
- Sekdaprov Syarifuddin Resmi Dilantik sebagai Ketua KORMI Kalsel 2026–2031, Gubernur H. Muhidin Dorong Budaya Olahraga Masyarakat0
- Penutupan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I 2026; Gubernur Kalsel Tekankan Implementasi Inovasi dan Peningkatan Disiplin 0
- Kalsel Buka Peluang Bangun SPBUN Berbasis Koperasi, Nelayan Makin Mudah Akses BBM0
Peringatan HANI 2026 mengusung tema nasional "Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat Melalui Gerakan ANANDA Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045." Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya peran seluruh elemen bangsa dalam memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika, khususnya di kalangan anak dan generasi muda.
Usai mengikuti kegiatan, Wagub Hasnuryadi menegaskan bahwa HANI tidak boleh sekadar menjadi agenda tahunan, melainkan harus menjadi penguat komitmen bersama dalam memerangi narkotika.
"Kita berharap Hari Anti Narkotika Internasional ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi menjadi motivasi bagi kita semua untuk mencegah dan memberantas narkotika," ujarnya.
Menurutnya, pemberantasan narkoba merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, bukan hanya aparat penegak hukum.
"Perang melawan narkotika membutuhkan sinergi pemerintah, aparat, keluarga, dunia pendidikan, dan masyarakat agar generasi muda terlindungi dari bahaya narkoba," katanya.
Selain itu, Wagub Hasnuryadi juga berharap upaya pencegahan yang dilakukan saat ini mampu melahirkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
"Kita ingin menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas dari bahaya narkotika sebagai modal menuju Indonesia Emas 2045," tutupnya.
Sementara itu, Kepala BNN Provinsi Kalsel, Brigjen Pol. Asep Taufik, menjelaskan, peringatan HANI sejatinya diperingati setiap 26 Juni. Namun, tahun ini puncak kegiatan dimajukan menjadi 23 Juli 2026 sesuai kebijakan Kepala BNN RI.
"Kegiatan hari ini merupakan puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional. Sebenarnya HANI diperingati setiap 26 Juni, namun tahun ini dimajukan oleh Bapak Kepala BNN RI menjadi 23 Juli," ujarnya.
Menurutnya, peringatan HANI bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa ancaman narkotika semakin serius dan membutuhkan kepedulian semua pihak.
"Tujuan peringatan ini adalah menyampaikan kepada masyarakat bahwa narkotika sudah sangat meresahkan di Indonesia. Karena itu, penanggulangannya bukan hanya tugas satu lembaga atau instansi, melainkan menjadi tanggung jawab dan kewajiban kita semua," tegasnya.
Acara itu turut dihadiri Kabinda Kalsel, Kombes Pol Sentot Adi Dharmawan bersama perwakilan unsur Forkopimda Kalsel, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Rusma Khazairin, Akademisi dan organisasi kepemudaan serta tamu undangan lainnya. (rifky nanang raponggati)
