- Jelang Lebaran, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan Komoditas di Pelabuhan Trisakti
- Musyawarah Masyarakat Seni dan Ngaji Puisi ke 6 Digelar Khidmat di Banjarmasin
- Jasa Raharja Kalsel Perkuat Sinergi, Dukung Mudik Aman 2026
- 2.189 Personel Amankan Lebaran di Kalsel
- Polda Kalsel Lepas 617 Peserta Mudik Gratis, Antusias Meningkat
- Polda Kalsel dan Bulog Gerakan Pangan Murah, Masyarakat Terbantu
- Puisi sebagai Ruang Membaca Realitas: Buku Pesiar Tanpa Berlayar Dibedah di Kampung Buku Banjarmasin
- Gubernur H. Muhidin Berbuka Puasa Bersama Ketua DPRD Kalsel; Keberhasilan Pembangunan Sinergi Kuat Pemerintah, Legislatif dan Masyarakat
- Kantor Gubernur Kalsel dan Gedung Idham Chalid Resmi Kantongi PBG dan SLF dari Pemkot Banjarbaru
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Mahligai Pancasila, Penyegaran Birokrasi di Bulan Ramadan
Tulisan Masjid Raya Sabilal Muhtadin Berubah Biru, Ini Penjelasan Pengelola

Banjarmasin – Perubahan warna tulisan utama Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang kini tampak berwarna biru, menuai beragam komentar dari masyarakat di media sosial. Menanggapi hal tersebut, Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin angkat bicara untuk meluruskan informasi yang beredar.
Ketua Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin M Tambrin menjelaskan bahwa pengecatan ulang tulisan tersebut dilakukan karena kondisi tulisan lama sudah tidak layak dan berpotensi menimbulkan kerusakan apabila tidak segera diperbaiki.
Baca Lainnya :
- Bertemu Saat Banjir Rob Sei Tabuk, Kapolda Kalsel Berikan Bantuan Biaya Pengobatan Anak Yatim Piatu Korban Laka Lantas0
- Kalimantan Post Rayakan HUT ke-26, Wagub Hasnuryadi Tegaskan Peran Media Perkuat Literasi Banua0
- Sesuai Indeks Perkembangan Harga, Kalsel Tidak Termasuk Daerah yang Mengalami Inflasi 0
- Pisah Sambut Empat Forkopimda Kalsel, Gubernur Muhidin Ajak Perkuat Sinergi dan Kekompakan0
- Sheila On 7 Jadi Magnet Buzz Youth Fest #4, Tiket Ludes dan Diprediksi Pecahkan Rekor Penonton di Banjarbaru0
“Memang kondisi cat sebelumnya sudah tidak layak.," katanya
"Jika tidak dilakukan pengecatan, dikhawatirkan akan terjadi kerusakan yang lebih parah,” ujarnya.
Ia menambahkan, perubahan warna biru yang digunakan saat ini bersifat sementara, Sebelum 1 Ramadhan, pihak pengelola memastikan proses penyempurnaan akan diselesaikan.
“Nanti akan disempurnakan dengan kaligrafi Islami bernuansa Kalimantan Selatan. Warna yang digunakan saat ini juga menyesuaikan tren,” jelasnya.
Ketua Badan Pengelola juga menyampaikan bahwa perbaikan Masjid Raya Sabilal Muhtadin mendapat dukungan penuh dari Gubernur Kalimantan Selatan.
“Atas dukungan Pak Gubernur, insyaallah ke depan akan diperbaiki dengan lebih baik lagi,” tutupnya.
Seperti diketahui Masjid Raya Sabilal Muhtadin sendiri merupakan salah satu ikon religius dan kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan, sehingga setiap perubahan yang dilakukan mendapat perhatian luas dari publik.(/smartbanua)
