- Pemprov Kalsel Minta Pulangkan Kepala Demang Lehman dari Belanda
- Karhutla Sambang Lihum Ditangani dengan Membalik Gambut dan Pembasahan, Asap Mulai Berkurang
- Banjartimes Bersama Kurawal Foundation Gelar Diskusi Publik Ketika Jurnalisme Kembali Mencari Jalan Pulang kepada Warga
- TPP ASN Kalsel Naik hingga 98 Persen, Gubernur Minta Kinerja Makin Baik
- Perkuat Tata Kelola Kerjasama, Pemprov Kalsel Luncurkan SIPEKA (Aplikasi Sistem Informasi Perencanaan, Pemetaan, dan Pengelolaan Kerja Sama Daerah)
- Dinsos Kalsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
- Danlanal : 45 Penyelam Bertaruh Nyawa Evakuasi Korban KM Virgo
- Menhut Tinjau Karhutla Kalsel, Minta Satgas Darat Diperkuat
- Pemprov Kalsel Tekankan Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) untuk Percepatan Pembangunan Sanitasi Pemukiman
- Gubernur H. Muhidin Bersama Forkopimda Padamkan Titik Api, Pastikan Kawasan Rumah Sakit Terhindar Ancaman Karhutla
Tulisan Masjid Raya Sabilal Muhtadin Berubah Biru, Ini Penjelasan Pengelola

Banjarmasin – Perubahan warna tulisan utama Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang kini tampak berwarna biru, menuai beragam komentar dari masyarakat di media sosial. Menanggapi hal tersebut, Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin angkat bicara untuk meluruskan informasi yang beredar.
Ketua Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin M Tambrin menjelaskan bahwa pengecatan ulang tulisan tersebut dilakukan karena kondisi tulisan lama sudah tidak layak dan berpotensi menimbulkan kerusakan apabila tidak segera diperbaiki.
Baca Lainnya :
- Bertemu Saat Banjir Rob Sei Tabuk, Kapolda Kalsel Berikan Bantuan Biaya Pengobatan Anak Yatim Piatu Korban Laka Lantas0
- Kalimantan Post Rayakan HUT ke-26, Wagub Hasnuryadi Tegaskan Peran Media Perkuat Literasi Banua0
- Sesuai Indeks Perkembangan Harga, Kalsel Tidak Termasuk Daerah yang Mengalami Inflasi 0
- Pisah Sambut Empat Forkopimda Kalsel, Gubernur Muhidin Ajak Perkuat Sinergi dan Kekompakan0
- Sheila On 7 Jadi Magnet Buzz Youth Fest #4, Tiket Ludes dan Diprediksi Pecahkan Rekor Penonton di Banjarbaru0
“Memang kondisi cat sebelumnya sudah tidak layak.," katanya
"Jika tidak dilakukan pengecatan, dikhawatirkan akan terjadi kerusakan yang lebih parah,” ujarnya.
Ia menambahkan, perubahan warna biru yang digunakan saat ini bersifat sementara, Sebelum 1 Ramadhan, pihak pengelola memastikan proses penyempurnaan akan diselesaikan.
“Nanti akan disempurnakan dengan kaligrafi Islami bernuansa Kalimantan Selatan. Warna yang digunakan saat ini juga menyesuaikan tren,” jelasnya.
Ketua Badan Pengelola juga menyampaikan bahwa perbaikan Masjid Raya Sabilal Muhtadin mendapat dukungan penuh dari Gubernur Kalimantan Selatan.
“Atas dukungan Pak Gubernur, insyaallah ke depan akan diperbaiki dengan lebih baik lagi,” tutupnya.
Seperti diketahui Masjid Raya Sabilal Muhtadin sendiri merupakan salah satu ikon religius dan kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan, sehingga setiap perubahan yang dilakukan mendapat perhatian luas dari publik.(/smartbanua)
