Sudian Noor Soroti Pemondokan Haji Jauh dari Masjidil Haram, Minta Pemerintah Prioritaskan Kenyamanan Jemaah

By smartbanua 14 Apr 2026, 19:38:37 WITA, 13 Dibaca Daerah
Sudian Noor Soroti Pemondokan Haji Jauh dari Masjidil Haram, Minta Pemerintah Prioritaskan Kenyamanan Jemaah


Jakarta – Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PAN, Sudian Noor, memberikan peringatan keras kepada Kementerian Haji dan Umrah terkait persiapan penyelenggaraan ibadah haji Tahun 1447 H/2026 M, khususnya soal kebijakan penempatan akomodasi jemaah di Kota Makkah.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja bersama Kementerian Haji dan Umrah serta Rapat Dengar Pendapat dengan Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji di Gedung Nusantara DPR RI, Jakarta, Selasa (14/04/2026).

Baca Lainnya :

Dalam rapat tersebut, Sudian Noor menyoroti munculnya kawasan pemondokan baru di wilayah Aziziyah yang berjarak lebih dari 8,5 kilometer dari Masjidil Haram. Padahal, sebelumnya telah disepakati bahwa penempatan jemaah hanya berada di empat kawasan utama dengan jarak maksimal 4.500 meter.

“Ini tidak sejalan dengan kesepakatan yang telah dibangun bersama. Jangan sampai dalam tahap persiapan justru muncul kebijakan yang berpotensi menurunkan kualitas layanan bagi jemaah,” ujarnya.

Ia menilai kondisi tersebut sebagai peringatan dini yang harus segera ditindaklanjuti sebelum menimbulkan persoalan lebih besar saat pelaksanaan ibadah haji berlangsung.

Selain persoalan jarak, Sudian Noor juga menyoroti potensi ketidakadilan dari sisi biaya. Menurutnya, pemondokan yang lebih jauh semestinya memiliki skema biaya yang berbeda sebagai bentuk kompensasi bagi jemaah.

“Kalau jaraknya hampir dua kali lipat lebih jauh, apakah ada skema kompensasi bagi jemaah? Jika tidak, ini berpotensi menimbulkan ketidakadilan dalam pelayanan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pembentukan Kementerian Haji dan Umrah harus membawa dampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan jemaah, sesuai arahan Presiden.

“Sesuai arahan Presiden, dengan dibentuknya Kementerian Haji dan Umrah, pelayanan haji harus semakin baik, bukan malah sebaliknya,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa rapat kerja ini bukan sekadar formalitas, melainkan momentum penting untuk memastikan seluruh kebijakan tetap konsisten dengan kesepakatan serta berpihak pada kenyamanan dan kepentingan jemaah haji Indonesia. (/smartbanua)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.