- IFA Archipelago Kalsel 2026 Dimulai, Fathul Jannah: Sasirangan Warisan Budaya Banjar
- Polresta Banjarmasin Tingkatkan Kesiapsiagan hadapi Ancaman Karhutla
- Warga Sungai Rangas Antusias Tukar Sampah dengan Sembako
- Pamor Borneo 2026 Ditutup, Hj. Fathul Jannah Tampil dengan Sasirangan Motif Borneo Bersama
- Lomba Masak Serba Ikan Kalsel 2026 Jadi Momentum Gerakan Makan Ikan untuk Cegah Stunting
- Gubernur H. Muhidin Resmi Buka Pamor Borneo 2026; Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Penguatan Investasi, Perdagangan dan Transformasi Digital
- Dit Intelkam Polda Kalsel Ajak Warga HSS Perkuat Persatuan
- Silaturahmi dengan Warga Tanjung Selor, Intelkam Polda Kalsel Bagikan Sembako
- Polda Kalsel Musnahkan 172,4 Kilogaram Sabu dan Ratusan Butir Ekstasi
- Job Fair Kalsel 2026 Sediakan 1.145 Lowongan Kerja
Saksikan, 7 November 2025 SPSI dan UPTD Taman Budaya Kalsel Tampilkan Pagelaran Wayang Kulit Banjar dan Wayang Gung


Banjarmasin - Dalam rangka memperingati Hari Wayang Sedunia yang jatuh setiap tanggal 7 November 2025, UPTD Taman Budaya Kalimantan Selatan bekerja sama dengan Serikat Pemersatu Seniman Indonesia (SPSI) Kalimantan Selatan akan menggelar Pagelaran Wayang Kulit Banjar dan Wayang Gung di halaman UPTD Taman Budaya Kalsel.
Sebagaimana diketahui, Wayang merupakan karya seni adi luhung bangsa Indonesia yang telah diakui dunia. UNESCO menetapkan wayang sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity pada 7 November 2003.
Baca Lainnya :
- Habib Muhammad Alhabsy Sambangi Kediaman Wagub Kalsel, Tausiah dan Doa Bersama0
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman dan Habib Muhammad Alhabsy Berziarah ke Makam H Abdussamad Sulaiman0
- Wonderful Indonesia Gaungkan Semangat Go Beyond Ordinary di WTM London 20250
- Cuaca Ekstrem Banjarbaru Berpotensi Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor0
- Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 44,5 Kg Sabu dan 24.928 Butir Ekstasi Antar provinsi0
Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel, Suharyanti menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata upaya pelestarian seni tradisi daerah agar tetap hidup di tengah masyarakat.
"Insyaallah, pada tanggal 7–8 November nanti kami akan bersinergi dengan rekan-rekan SPSI Kalsel dalam melestarikan seni budaya Banjar. Akan ditampilkan Wayang Kulit Banjar oleh Group Campala Riza dari Desa Barikin, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, serta Wayang Gung yang merupakan kolaborasi komunitas seni dari Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru,” ujarnya.
Lebih lanjut, Suharyanti yang akrab disapa Bu Yanti menjelaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan memperkenalkan dan mempromosikan kekayaan seni budaya daerah kepada masyarakat, serta memberi ruang bagi para seniman, khususnya generasi muda, untuk terus berkarya dan mengembangkan bakatnya.
Kolaborasi antara UPTD Taman Budaya dan SPSI Kalsel ini mendapat apresiasi dari Ketua SPSI Kalsel, Muhammad Aris, yang menilai kerja sama tersebut menjadi langkah penting dalam menjaga eksistensi seni budaya Banua.
"Alhamdulillah, ini menjadi langkah awal SPSI Kalsel untuk berkontribusi dalam pelestarian dan pengembangan seni di Banua bersama Taman Budaya Kalsel. Ke depan kami berharap akan lebih banyak lagi kegiatan serupa yang dapat digelar,” tutur Aris.
Ia juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk datang menyaksikan pagelaran dan menumbuhkan kecintaan terhadap seni tradisi lokal agar warisan budaya yang telah diakui dunia ini tidak punah di tengah derasnya pengaruh budaya luar.
Selain pertunjukan Wayang Kulit Banjar dan Wayang Gung, pengunjung juga dapat menikmati aneka kuliner bernuansa budaya Banjar yang disajikan di area Taman Budaya selama dua hari kegiatan berlangsung. (wid)
