- Pemprov Kalsel Minta Pulangkan Kepala Demang Lehman dari Belanda
- Karhutla Sambang Lihum Ditangani dengan Membalik Gambut dan Pembasahan, Asap Mulai Berkurang
- Banjartimes Bersama Kurawal Foundation Gelar Diskusi Publik Ketika Jurnalisme Kembali Mencari Jalan Pulang kepada Warga
- TPP ASN Kalsel Naik hingga 98 Persen, Gubernur Minta Kinerja Makin Baik
- Perkuat Tata Kelola Kerjasama, Pemprov Kalsel Luncurkan SIPEKA (Aplikasi Sistem Informasi Perencanaan, Pemetaan, dan Pengelolaan Kerja Sama Daerah)
- Dinsos Kalsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
- Danlanal : 45 Penyelam Bertaruh Nyawa Evakuasi Korban KM Virgo
- Menhut Tinjau Karhutla Kalsel, Minta Satgas Darat Diperkuat
- Pemprov Kalsel Tekankan Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) untuk Percepatan Pembangunan Sanitasi Pemukiman
- Gubernur H. Muhidin Bersama Forkopimda Padamkan Titik Api, Pastikan Kawasan Rumah Sakit Terhindar Ancaman Karhutla
RSJ Sambang Lihum Optimistis Raih Predikat WBBM 2027

Banjar – Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum terus memperkuat langkah menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang ditargetkan tercapai pada tahun 2027.
Melalui Kepala Seksi Humas dan Informasi, Budi Harmanto, pihak rumah sakit menegaskan bahwa berbagai strategi telah disiapkan, terutama dalam meningkatkan kualitas tata kelola birokrasi sepanjang tahun 2026.
Baca Lainnya :
- WFH ASN di Pemprov Kalsel Belum Diputuskan0
- Penguatan Peran Pengawas Sekolah, Kunci Atasi Kesenjangan Mutu Pendidikan 0
- Kemarau di Kalsel Bakal Datang Lebih Awal dan Lebih Kering0
- Polresta Banjarmasin Kawal Aksi Damai Kamisan ditengah Guyuran Hujan0
- Pemprov Kalsel Salurkan Bantuan Hibah Sarana Budidaya Ikan Gabus0
Upaya ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
“Fokus kami di 2026 adalah penguatan birokrasi agar target WBBM bisa tercapai maksimal pada 2027,” ujarnya, Rabu 1 April.
Ia menekankan, komitmen pimpinan menjadi kunci utama. Direktur RSJ Sambang Lihum aktif mendorong seluruh pegawai memahami pentingnya reformasi birokrasi yang bersih dan berorientasi pada pelayanan.
Selain itu, capaian di bidang keterbukaan informasi publik turut menjadi modal kuat. Pada 2024, RSJ Sambang Lihum berhasil meraih peringkat pertama dalam Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik (Monev KIP), serta tetap berada di posisi empat besar pada 2025.
Untuk semakin memperkuat transparansi, RSJ Sambang Lihum akan menggelar Forum Konsultasi Publik pada 23 April 2026. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah dialog antara pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas layanan.
Tak hanya itu, RSJ Sambang Lihum juga mencatat prestasi dengan meraih peringkat kedua keterbukaan informasi publik tingkat SKPD se-Kalimantan Selatan.
Dengan berbagai capaian dan upaya berkelanjutan tersebut, RSJ Sambang Lihum optimistis mampu mempertahankan prestasi sekaligus mewujudkan target WBBM 2027 sebagai bagian dari reformasi birokrasi yang transparan dan akuntabel.
“Komitmen pimpinan sangat kuat. Pak Direktur turun langsung menyosialisasikan pentingnya WBBM kepada seluruh pegawai, sehingga semangat reformasi birokrasi dapat terbangun secara menyeluruh,” katanya. (/smartbanua)
