- Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026, Gubernur Muhidin Instruksikan Satgas Siaga Penuh
- Curah Hujan Menurun, Pemprov Kalsel Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla
- Kisah Muda Tan Malaka, Novel Karya Sjarapuddin Dibedah di Banjarmasin
- Museum Lambung Mangkurat Kini Ruang Belajar Inovatif bagi Generasi Muda
- Dispora Kalsel Siapkan Wirausaha Muda Melek Digital
- BKOW Kalsel Gelar Sunatan Massal Gratis, Ellyana Trisya Hasnuryadi: Wujud Kepedulian untuk Anak Kurang Mampu
- Terpilih Aklamasi, Hasnuryadi Sulaiman Komitmen Perkuat Pembinaan Atlet dan Prestasi KONI Kalsel
- Sekdaprov Kalsel Sambut Kunjungan Spesifik Komisi IV DPR RI, Bahas Ketahanan Pangan dan Antisipasi El Nino
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Hadiri Seminar Perdana Pembentukan Adhyaksa Chamber di ULM Banjarmasin
- SPMB 2026 di Kalsel Berjalan Lancar
Penguatan Peran Pengawas Sekolah, Kunci Atasi Kesenjangan Mutu Pendidikan

Banjarbaru - Isu kesenjangan mutu pendidikan antarwilayah masih menjadi tantangan serius di Kalimantan Selatan. Hal ini mendorong Gubernur Kalsel H Muhidin menekankan pentingnya peran strategis pengawas sekolah sebagai garda terdepan dalam menjaga kualitas pendidikan.
Penegasan tersebut disampaikan melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum, Dinansyah, dalam kegiatan pelantikan dan rapat kerja Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Provinsi Kalsel.
Baca Lainnya :
- Kemarau di Kalsel Bakal Datang Lebih Awal dan Lebih Kering0
- Polresta Banjarmasin Kawal Aksi Damai Kamisan ditengah Guyuran Hujan0
- Pemprov Kalsel Salurkan Bantuan Hibah Sarana Budidaya Ikan Gabus0
- Sempat Vakum, BPSDM Kalsel Siap Gelar PKN0
- Haul ke-2 Abah Guru Banjar Indah di Tungkaran Banjar, Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Disambut Antusias Warga dan Jamaah0
“Pengawas berfungsi sebagai pengendali mutu, memastikan standar pendidikan berjalan dengan baik, sekaligus menjaga akuntabilitas penyelenggaraan pendidikan di setiap satuan pendidikan,” ujar Dinansyah.
Ia juga menyoroti masih adanya tantangan besar, terutama kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah serta tuntutan adaptasi terhadap perkembangan teknologi.
“Praktik pengawasan sekolah perlu terus diarahkan pada pendekatan yang memberikan solusi, berbasis data, dan berorientasi pada perbaikan mutu pendidikan,” katanya.
Selain itu, penguatan literasi, numerasi, dan pembentukan karakter dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia unggul di masa depan. Pemerintah Provinsi Kalsel pun mendorong sinergi antara Dinas Pendidikan, pemerintah kabupaten/kota, dan APSI agar kebijakan dan implementasi di lapangan berjalan selaras dalam meningkatkan mutu pendidikan di Banua. (/smartbanua)
