- Polda Kalsel Gagalkan Penyelundupan 64 Kg Sisik Trenggiling
- Kabut Asap Karhutla, Sekolah di Kalsel Diminta Sesuaikan Pembelajaran
- Wamenko Pangan Terjun Padamkan Karhutla di Banjarbaru
- Gubernur Kalsel Resmi Tutup Kalsel Expo 2026; Transaksi Penjualan Capai Rp20 Miliar dan Pengunjung Hingga 1.2 Juta Orang
- Farrel Bangga Jadi Pengibar Bendera Pusaka Kalsel
- Sebanyak 51 Narapidana di Kalsel Bebas di Momentum HUT ke-81 RI
- Haul Agung Sultan Suriansyah ke-500 Dipadati Lebih dari 10 Ribu Jemaah
- Wagub Kalsel Hadiri Haul ke-48 KH. Muhammad Salim bin Ma ruf di Martapura
- Sholat Jumat Perdana Digelar, Masjid Syekh Arsyad Al Banjari Disiapkan Jadi Islamic Center
- Gubernur Muhidin Kukuhkan 44 Paskibraka Kalsel 2026, Siap Kibarkan Merah Putih
Penguatan Peran Pengawas Sekolah, Kunci Atasi Kesenjangan Mutu Pendidikan

Banjarbaru - Isu kesenjangan mutu pendidikan antarwilayah masih menjadi tantangan serius di Kalimantan Selatan. Hal ini mendorong Gubernur Kalsel H Muhidin menekankan pentingnya peran strategis pengawas sekolah sebagai garda terdepan dalam menjaga kualitas pendidikan.
Penegasan tersebut disampaikan melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum, Dinansyah, dalam kegiatan pelantikan dan rapat kerja Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Provinsi Kalsel.
Baca Lainnya :
- Kemarau di Kalsel Bakal Datang Lebih Awal dan Lebih Kering0
- Polresta Banjarmasin Kawal Aksi Damai Kamisan ditengah Guyuran Hujan0
- Pemprov Kalsel Salurkan Bantuan Hibah Sarana Budidaya Ikan Gabus0
- Sempat Vakum, BPSDM Kalsel Siap Gelar PKN0
- Haul ke-2 Abah Guru Banjar Indah di Tungkaran Banjar, Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Disambut Antusias Warga dan Jamaah0
“Pengawas berfungsi sebagai pengendali mutu, memastikan standar pendidikan berjalan dengan baik, sekaligus menjaga akuntabilitas penyelenggaraan pendidikan di setiap satuan pendidikan,” ujar Dinansyah.
Ia juga menyoroti masih adanya tantangan besar, terutama kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah serta tuntutan adaptasi terhadap perkembangan teknologi.
“Praktik pengawasan sekolah perlu terus diarahkan pada pendekatan yang memberikan solusi, berbasis data, dan berorientasi pada perbaikan mutu pendidikan,” katanya.
Selain itu, penguatan literasi, numerasi, dan pembentukan karakter dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia unggul di masa depan. Pemerintah Provinsi Kalsel pun mendorong sinergi antara Dinas Pendidikan, pemerintah kabupaten/kota, dan APSI agar kebijakan dan implementasi di lapangan berjalan selaras dalam meningkatkan mutu pendidikan di Banua. (/smartbanua)
