- Pemprov Kalsel Minta Pulangkan Kepala Demang Lehman dari Belanda
- Karhutla Sambang Lihum Ditangani dengan Membalik Gambut dan Pembasahan, Asap Mulai Berkurang
- Banjartimes Bersama Kurawal Foundation Gelar Diskusi Publik Ketika Jurnalisme Kembali Mencari Jalan Pulang kepada Warga
- TPP ASN Kalsel Naik hingga 98 Persen, Gubernur Minta Kinerja Makin Baik
- Perkuat Tata Kelola Kerjasama, Pemprov Kalsel Luncurkan SIPEKA (Aplikasi Sistem Informasi Perencanaan, Pemetaan, dan Pengelolaan Kerja Sama Daerah)
- Dinsos Kalsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
- Danlanal : 45 Penyelam Bertaruh Nyawa Evakuasi Korban KM Virgo
- Menhut Tinjau Karhutla Kalsel, Minta Satgas Darat Diperkuat
- Pemprov Kalsel Tekankan Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) untuk Percepatan Pembangunan Sanitasi Pemukiman
- Gubernur H. Muhidin Bersama Forkopimda Padamkan Titik Api, Pastikan Kawasan Rumah Sakit Terhindar Ancaman Karhutla
Ratusan Ekor Hewan Kurban Tiba di Pelabuhan Trisakti Bandarmasih

Banjarmasin : Ratusan ekor sapi potong untuk keperluan hewan kurban tiba di pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kamis (29/5/2025) malam. Sepekan jelang Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah.
Baca Lainnya :
- Pantauan Hilal Penentuan Dzulhijjah di Banjarmasin, Begini Hasilnya0
- Disdag Kalsel Dorong Usaha Lokal Tembus Pasar Global0
- Wagub Hasnuryadi Pimpin Kwarda Pramuka Kalsel, Semangat Kebersamaan ke Arah Lebih Baik dan Berdaya Guna bagi Masyarakat0
- Pemprov Kalsel Apresiasi Pembentukan Suporter El Bhara, Wujudkan Pendukung Tertib Lalulintas dan Junjung Sportivitas0
- Gubernur H. Muhidin Pimpin Peringatan HUT ke-76 Proklamasi Pemerintahan Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan0
Jumlahnya, sebanyak 550 ekor, sapi tersebut berasal dari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan diangkut menggunakan Kapal ternak Camara Nusantara 5.
Kedatangan, hewan kurban itu, diawasi ketat Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalimantan Selatan sebagai upaya pencegahan penyakit hewan.
Ketua Tim Kerja Balai Karantina Hewan Kalsel, drh Isrokal, menyampaikan, seluruh sapi telah melalui berbagai tahapan pemeriksaan karantina.
"Seluruh dokumen dinyatakan lengkap dan sah, serta sapi-sapi yang diperiksa dinyatakan sehat tanpa gejala klinis penyakit hewan karantina," kata Isrokal.
Ia menyampaikan, distribusi sapi potong ini tidak hanya untuk memenuhi keperluan di Kalimantan Selatan, tetapi juga Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. Karena menurutnya, pelabuhan di Kalsel berperan sebagai gerbang distribusi antar wilayah.
“Sejak 1 hingga 28 Mei 2025, sudah ada sebanyak 7.760 ekor sapi potong yang masuk ke Kalimantan Selatan melalui pelabuhan yang ditetapkan pemerintah, seperti Trisakti, Batulicin, dan Kotabaru,” ujarnya, merincikan.
Isrokal menambahkan, alasan di balik pengangkutan menggunakan KM. Camara Nusantara 5. Kapal tersebut memang didesain khusus untuk pengangkutan ternak dan dilengkapi dengan dokter hewan untuk memastikan kesejahteraan dan kesehatan hewan dari pelabuhan asal hingga tujuan.
"Dan ini memang sesuai dengan animal welfare atau kesejahteraan hewan. Nah ini yang menjadi kelebihan daripada kapal-kapal yang lain," ucapnya.
Sementara itu, dokter hewan kapal Camara Nusantara 5, Elias Heribertus Tandidina memastikan, sebelum diberangkatkan ke Banjarmasin, seluruh sapi telah menjalani karantina selama 14 hari di Kupang. Sapi-sapi ini juga telah dinyatakan sehat oleh otoritas setempat.
"Dan kabar baiknya selama pemeriksaan tidak ada kendala saat pengiriman," katanya.(smartbanua)
