- Sekdaprov Syarifuddin Resmi Dilantik sebagai Ketua KORMI Kalsel 2026–2031, Gubernur H. Muhidin Dorong Budaya Olahraga Masyarakat
- Menhaj Resmikan Fasilitas Peningkatan Pelayanan Asrama Haji Kelas I Banjarmasin
- Penutupan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I 2026; Gubernur Kalsel Tekankan Implementasi Inovasi dan Peningkatan Disiplin
- Empat Pilar Pengembangan Jadi Fondasi Penguatan Geopark Meratus Menuju Revalidasi UNESCO 2028
- NPC Kalsel Jadi Model Nasional, Sekdaprov Syarifuddin Puji Pembinaan Atlet Disabilitas
- Kalsel Buka Peluang Bangun SPBUN Berbasis Koperasi, Nelayan Makin Mudah Akses BBM
- Kalsel Buka Peluang Bangun SPBUN Berbasis Koperasi, Nelayan Makin Mudah Akses BBM
- Siaga Ancaman Karhutla, Dishut Kalsel Aktifkan Patroli hingga 100 Lebih Kelompok MPA
- Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026, Gubernur Muhidin Instruksikan Satgas Siaga Penuh
- Curah Hujan Menurun, Pemprov Kalsel Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla
Ratusan Ekor Hewan Kurban Tiba di Pelabuhan Trisakti Bandarmasih

Banjarmasin : Ratusan ekor sapi potong untuk keperluan hewan kurban tiba di pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kamis (29/5/2025) malam. Sepekan jelang Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah.
Baca Lainnya :
- Pantauan Hilal Penentuan Dzulhijjah di Banjarmasin, Begini Hasilnya0
- Disdag Kalsel Dorong Usaha Lokal Tembus Pasar Global0
- Wagub Hasnuryadi Pimpin Kwarda Pramuka Kalsel, Semangat Kebersamaan ke Arah Lebih Baik dan Berdaya Guna bagi Masyarakat0
- Pemprov Kalsel Apresiasi Pembentukan Suporter El Bhara, Wujudkan Pendukung Tertib Lalulintas dan Junjung Sportivitas0
- Gubernur H. Muhidin Pimpin Peringatan HUT ke-76 Proklamasi Pemerintahan Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan0
Jumlahnya, sebanyak 550 ekor, sapi tersebut berasal dari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan diangkut menggunakan Kapal ternak Camara Nusantara 5.
Kedatangan, hewan kurban itu, diawasi ketat Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalimantan Selatan sebagai upaya pencegahan penyakit hewan.
Ketua Tim Kerja Balai Karantina Hewan Kalsel, drh Isrokal, menyampaikan, seluruh sapi telah melalui berbagai tahapan pemeriksaan karantina.
"Seluruh dokumen dinyatakan lengkap dan sah, serta sapi-sapi yang diperiksa dinyatakan sehat tanpa gejala klinis penyakit hewan karantina," kata Isrokal.
Ia menyampaikan, distribusi sapi potong ini tidak hanya untuk memenuhi keperluan di Kalimantan Selatan, tetapi juga Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. Karena menurutnya, pelabuhan di Kalsel berperan sebagai gerbang distribusi antar wilayah.
“Sejak 1 hingga 28 Mei 2025, sudah ada sebanyak 7.760 ekor sapi potong yang masuk ke Kalimantan Selatan melalui pelabuhan yang ditetapkan pemerintah, seperti Trisakti, Batulicin, dan Kotabaru,” ujarnya, merincikan.
Isrokal menambahkan, alasan di balik pengangkutan menggunakan KM. Camara Nusantara 5. Kapal tersebut memang didesain khusus untuk pengangkutan ternak dan dilengkapi dengan dokter hewan untuk memastikan kesejahteraan dan kesehatan hewan dari pelabuhan asal hingga tujuan.
"Dan ini memang sesuai dengan animal welfare atau kesejahteraan hewan. Nah ini yang menjadi kelebihan daripada kapal-kapal yang lain," ucapnya.
Sementara itu, dokter hewan kapal Camara Nusantara 5, Elias Heribertus Tandidina memastikan, sebelum diberangkatkan ke Banjarmasin, seluruh sapi telah menjalani karantina selama 14 hari di Kupang. Sapi-sapi ini juga telah dinyatakan sehat oleh otoritas setempat.
"Dan kabar baiknya selama pemeriksaan tidak ada kendala saat pengiriman," katanya.(smartbanua)
