- IFA Archipelago Kalsel 2026 Dimulai, Fathul Jannah: Sasirangan Warisan Budaya Banjar
- Polresta Banjarmasin Tingkatkan Kesiapsiagan hadapi Ancaman Karhutla
- Warga Sungai Rangas Antusias Tukar Sampah dengan Sembako
- Pamor Borneo 2026 Ditutup, Hj. Fathul Jannah Tampil dengan Sasirangan Motif Borneo Bersama
- Lomba Masak Serba Ikan Kalsel 2026 Jadi Momentum Gerakan Makan Ikan untuk Cegah Stunting
- Gubernur H. Muhidin Resmi Buka Pamor Borneo 2026; Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Penguatan Investasi, Perdagangan dan Transformasi Digital
- Dit Intelkam Polda Kalsel Ajak Warga HSS Perkuat Persatuan
- Silaturahmi dengan Warga Tanjung Selor, Intelkam Polda Kalsel Bagikan Sembako
- Polda Kalsel Musnahkan 172,4 Kilogaram Sabu dan Ratusan Butir Ekstasi
- Job Fair Kalsel 2026 Sediakan 1.145 Lowongan Kerja
Polda Kalsel Cegah Paham Radikal Hingga Pelosok Desa Pulau Sebuku Kotabaru


Banjarbaru : Direktorat Intelkam Kepolisian Daerah ( Polda ) Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan kegiatan Penguatan Aparatur Desa di Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru. Rabu (29/10/2025). Dalam upaya mencegah berkembangnya paham radikal dan intoleran khusunya di wilayah pedesaan.
Kegiatan ini diinisiasi Dir Intelkam Kombes Pol Priyanto Priyo Hutomo, diwakili oleh Panit 3 Subdit Kamneg Ditintelkam Polda Kalsel IPDA Mursid Chori Indra. Dengan menggandeng sejumlah pihak terkait dari Kabupaten setempat, di antaranya Kesbangpol Kotabaru melalui Staf Bidang Wasnas Deni Resmana, serta Kementerian Agama Kotabaru melalui Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Sebuku, Zainudin.
Baca Lainnya :
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Berbaur Bersama Pimpinan SKPD Pemprov Ikuti Pelatihan Integritas KPK RI0
- Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan Program MBG0
- Ribuan PPPK Paruh Waktu Kabupaten Banjar Resmi Sandang Status ASN, Bupati Saidi: Jadilah Abdi Negara yang BerAKHLAK0
- Longsor Kembali Terjadi di Jalan Alternatif Km 171 Satui, Pengendara Diminta Ekstra Waspada0
- Wagub Hasnuryadi Dorong Atlet Kalsel Terus Berprestasi dan Jaga Semangat Persatuan0
IPDA Mursid Chori Indra, menyampaikan, tujuan utama kegiatan ini untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada para aparatur desa, tokoh masyarakat, serta tokoh agama agar dapat mengenali dan mewaspadai ciri-ciri kelompok radikal yang masih berupaya menyebarkan pengaruhnya di tengah masyarakat.
“Pencegahan dini terhadap penyebaran paham radikal bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, terutama para tokoh yang memiliki pengaruh di tingkat desa,” ujar IPDA Mursid Chori Indra.
Dalam kesempatan tersebut, para narasumber juga senada, menekankan pentingnya peran aktif pemerintah desa dan masyarakat dalam menjaga kondusifitas wilayah, serta mendorong semangat kebersamaan dan toleransi antar umat beragama.
Polda Kalsel berharap, sosialisasi ini membuat aparatur desa semakin tanggap dalam mendeteksi dan melaporkan indikasi adanya kegiatan yang mengarah pada radikalisme maupun intoleransi, sehingga stabilitas keamanan dan kerukunan sosial di Kabupaten Kotabaru dapat terus terjaga.(/smartbanua)
