- Jelang Lebaran, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan Komoditas di Pelabuhan Trisakti
- Musyawarah Masyarakat Seni dan Ngaji Puisi ke 6 Digelar Khidmat di Banjarmasin
- Jasa Raharja Kalsel Perkuat Sinergi, Dukung Mudik Aman 2026
- 2.189 Personel Amankan Lebaran di Kalsel
- Polda Kalsel Lepas 617 Peserta Mudik Gratis, Antusias Meningkat
- Polda Kalsel dan Bulog Gerakan Pangan Murah, Masyarakat Terbantu
- Puisi sebagai Ruang Membaca Realitas: Buku Pesiar Tanpa Berlayar Dibedah di Kampung Buku Banjarmasin
- Gubernur H. Muhidin Berbuka Puasa Bersama Ketua DPRD Kalsel; Keberhasilan Pembangunan Sinergi Kuat Pemerintah, Legislatif dan Masyarakat
- Kantor Gubernur Kalsel dan Gedung Idham Chalid Resmi Kantongi PBG dan SLF dari Pemkot Banjarbaru
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Mahligai Pancasila, Penyegaran Birokrasi di Bulan Ramadan
Pemprov Kalsel Matangkan Roadmap Pengendalian Inflasi Daerah 2025–2029

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalsel menggelar kegiatan penyusunan Roadmap Pengendalian Inflasi Daerah tahun 2025–2029 di salah satu hotel di Kota Banjarmasin.
Baca Lainnya :
- Dua Srikandi Kalsel Sumbang Medali Pertama Kejurnas Panjat Tebing 2025 0
- Gubernur H. Muhidin Resmi Buka MTQN XXXVI Kalsel, Bersama Al-Quran Kita Bangun Generasi yang Berakhlak Mulia dan Berilmu0
- Malam Taaruf, Komitmen Pemprov Kalsel Dukung Sukses MTQ XXXVI Tahun 20250
- Pemprov Kalsel Akan TingkatkanPelayanan dan Infrastruktur Bandara Syamsudin Noor 0
- Pemprov Kalsel Respon Cepat Bencana Sosial0
Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan instansi vertikal, kabupaten/kota, hingga akademisi.
Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Kalsel, Farhanie yang diwakili oleh Plt Kabag Kebijakan Ekonomi, Muhammad Maulidinsyah Sarasakti, menjelaskan bahwa penyusunan roadmap ini menjadi bagian penting dalam strategi jangka menengah daerah untuk menjaga kestabilan harga dan daya beli masyarakat.
“Selama ini kita fokus pada penanganan jangka pendek melalui rapat koordinasi TPID mingguan, namun ke depan, kita memerlukan arah yang lebih sistematis, terencana dan berkelanjutan, inilah yang menjadi dasar perlunya roadmap ini,” terang Maulidinsyah, Jumat (20/6/2025).
Menurutnya, tantangan pengendalian inflasi di Kalimantan Selatan cukup kompleks, khususnya menyangkut komoditas pangan strategis seperti beras, cabai, dan bawang merah yang kerap menjadi pemicu fluktuasi harga.
Untuk itu, roadmap ini dirancang dengan pendekatan tematik dan spasial, memperhatikan karakteristik wilayah serta rantai pasok antar daerah.
“Dalam roadmap ini kami susun klasterisasi permasalahan per wilayah, misalnya, di daerah hulu fokusnya pada peningkatan produktivitas, sedangkan di wilayah pesisir lebih pada distribusi dan aksesibilitas logistik,” tambahnya.
Kegiatan penyusunan ini juga menghadirkan narasumber dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalsel, selain paparan dan diskusi panel, peserta juga diberikan ruang untuk menyampaikan usulan program prioritas yang akan diakomodasi dalam dokumen akhir.
Diharapkan, Roadmap Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi Kalsel Tahun 2025–2029 ini akan menjadi pedoman operasional bagi seluruh anggota TPID provinsi dan kabupaten/kota dalam menyusun program kegiatan, serta mendukung tercapainya target inflasi nasional.
“Ini bukan hanya dokumen perencanaan, tetapi menjadi kompas bersama dalam menghadapi dinamika ekonomi dan menjaga stabilitas daerah,” tutupnya.(smartbanua)
