- Hari Puisi Indonesia 2026, Taman Budaya Kalsel Menjadi Rumah bagi Banyak Wajah Sastra
- BPBD Kalsel Dirikan Lima Posko Karhutla di Wilayah Selatan
- H. Fairid Rusdi Kembali Terpilih Pimpin PII Kalsel Periode 2026–2029
- Kombes Pol Riza Muttaqin Resmi Jabat Kapolresta Banjarmasin
- Kalsel Tekankan Sinergi Pusat-Daerah Perkuat Pembangunan dan Keamanan
- Menko Polkam Tinjau Penanganan Karhutla di Kalsel
- PLTU Asam Asam Batu Bara Bukan Penyebab Pemadaman Listrik
- Tapin Art Fest 2026 Resmi Dibuka, Gubernur H. Muhidin: Budaya Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat
- Milad ke-51 MUI Kalsel, Gubernur H. Muhidin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara untuk Kemajuan Banua
- Gubernur Kalsel H Muhidin Ungkap Alasan PLN Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir
Pemprov Kalsel Dorong BMPS Majukan Pendidikan di Banua

Banjarmasin : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) mendorong Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) untuk semakin aktif dan progresif dalam memajukan pendidikan swasta di Banua.
Hal ini disampaikan Gubernur Kalsel H. Muhidin melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Sulkan, pada acara Pelantikan Pengurus BMPS Provinsi Kalimantan Selatan Masa Bakti 2025–2030, Banjarmasin, Jumat (8/8/2025).
Baca Lainnya :
- Gubernur H. Muhidin Lepas Jukung Hias di Sungai Martapura, Warisan Budaya Banua yang Dilestarikan 0
- Fashion Show di Parade Wastra Nusantara 2025; Hj. Fathul Jannah Muhidin Promosikan Kain Sasirangan Dikenal Nasional hingga Internasional0
- Diterima Wagub Hasnuryadi, Provinsi Kalsel Raih Penghargaan Provinsi Layak Anak 20250
- Sekdaprov Kalsel Buka Festival Wisata Budaya Pasar Terapung Tahun 2025, Warisan Budaya yang Memiliki Nilai Sejarah 0
- Menteri Hanif Bersama Gubernur H Muhidin Pimpin Apel Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla0
Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel berharap momentum pelantikan ini menjadi babak baru bagi upaya kolektif memajukan pendidikan, khususnya pendidikan swasta di Bumi Lambung Mangkurat.
“Pendidikan swasta telah menjadi tulang punggung pembangunan sumber daya manusia di Indonesia, khususnya di Kalimantan Selatan. Di banyak daerah, sekolah swasta hadir dan melayani masyarakat di tengah keterbatasan daya jangkau pendidikan negeri,” kata Sulkan.
Pemprov Kalsel menyadari tantangan dunia pendidikan ke depan semakin kompleks, mulai dari bonus demografi, transformasi digital, hingga perubahan sosial yang cepat. Dalam konteks itu, BMPS diharapkan tampil sebagai lokomotif perubahan yang progresif, terutama dalam mengatasi persoalan pemerataan pendidikan.
“Masih ada daerah yang minim fasilitas, masih ada anak-anak yang sulit menjangkau layanan pendidikan bermutu. Di sinilah pendidikan swasta, melalui BMPS, dapat mengambil peran lebih aktif dan inklusif,” ucap Sulkan.
Menurut Sulkan, Pemprov Kalsel, berkomitmen untuk terus mendorong sinergi antara lembaga pendidikan negeri dan swasta tanpa membeda-bedakan. Semua lembaga pendidikan sejatinya adalah pilar bangsa yang memiliki tujuan sama, yakni mencerdaskan kehidupan anak-anak Banua.
Dirinya juga menegaskan bahwa setiap anak, baik di kota maupun pelosok desa, harus memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak, berkualitas, dan berdaya saing.
Di bawah kepemimpinan pengurus yang baru, BMPS diyakini akan semakin kuat, solid, dan visioner. Organisasi ini diharapkan menjadi ruang konsolidasi gagasan, advokasi kepentingan kolektif, serta wadah pembinaan yang membangun kebersamaan antar sekolah swasta di seluruh Kalimantan Selatan.
“Mari kita satukan langkah, bangun kolaborasi erat antara BMPS, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan. Jangan bekerja sendiri-sendiri. Kita harus bersinergi demi masa depan pendidikan yang lebih baik,” pungkasnya.(smart banua)
