- Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Sinergi Stakeholder Demi Zero Over Dimension Over Loading 2027
- Sekdaprov Kalsel Hadiri Haul ke-21 Guru Cangkring Tapin; Momentum Pelajari dan Nilai-Nilai Keteladanan Ulama
- Halalbihalal Kepala Sekolah dan Pegawas Sekolah SMA/SMK se- Kalsel; Gubernur H. Muhidin Tekankan Keteladanan di Dunia Pendidikan
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Terus Dorong PT. Ambapers Gali Pendapatan Asli Daerah untuk Pemprov Kalsel
- Sekdaprov M. Syarifuddin Pimpin Entry Meeting Pemprov Bersama BPKP Perwakilan Kalsel; Langkah Strategis Pengawasan dan Pendampingan Penyelenggaraan Pemerintahan
- Pemprov Kalsel Berkomitmen Terus Pengendalian Inflasi dan Menjaga Stabilitas Harga serta Ketersediaan Bahan Pokok
- Lepas Jamaah Calon Haji, Gubernur Kalsel Mengingatkan Jaga Kesehatan dan Menitipkan Doa untuk Keberkahan Banua
- Diskop UKM Kalsel Dorong Akselerasi Koperasi Merah Putih
- Capai Impresif 2025, Gubernur H. Muhidin Optimis Kalsel Menarik Banyak Investor di Tahun 2026
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Terima Penghargaan Atas Prestasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Kinerja Tinggi
Pantauan Hilal di Banjarmasin, Ini Hasilnya

Banjarmasin: Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kegiatan rukyatul hilal untuk menentukan awal bulan Ramadan 1446 H. Pemantauan hilal laksanakan di salah satu titik pemantauan utama, yakni Hotel Zuri Express di Banjarmasin, Jumat (28/2/2025) petang.
Baca Lainnya :
- Pemprov Kalsel Lakukan Diskusi Pengembangan Kelembagaan Distribusi Pangan0
- Tegas, Tim Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel Amankan Empat Kapal Cantrang0
- Pejabat Polresta Banjarmasin Dirotasi, Satu Kasat dan Dua Kapolsek0
- PWI Kalsel Apresiasi Perhatian Hasnur Group Kepada Wartawan0
- Hasnur Group Serahkan Ratusan Paket Ramadhan ke Kadin Kalsel0
Guna memastikan hasil pemantauan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan syariat, Kanwil Kemenag Kalsel bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Selain itu juga Lembaga Falakiyah, serta Pengadilan Agama.
Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, Dr. H. Muhammad Tambrin, mengungkapkan laporan mengenai hasil dari pemantauan hilal tersebut, dikirimkan ke Kementerian Agama RI. Nantinya menjadi pertimbangan dalam sidang isbat penentuan awal bulan Hijriyah.
"Pemantauan hilal ini adalah bagian dari ikhtiar kita untuk memastikan kapan awal bulan Hijriyah dimulai secara akurat, dengan tetap mengacu pada kaidah syariat dan ilmu astronomi," ujar Tambrin.
Lebih lanjut, Kemenag Kalsel menghimbau masyarakat untuk menunggu keputusan resmi dari pemerintah terkait penetapan awal bulan Ramadan nanti. Kegiatan rukyat juga menjadi bagian dari edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya ilmu falak dalam penentuan kalender Islam.
Sementara, PLH Sekda Prov Kalsel Syarifuddin, menghimbau kepada masyarakat Kalsel, untuk saling menjaga kekhusyuan bulan suci ramadan. Agar umat muslim bisa beribadah dengan aman dan nyaman.
"Mari kita kaga kesucian bulan ramadan ini, jangan melakukan hal.yamg mengganggu masyarakat beribadah," ujarnya.
Sementara itu, Lajnah Falakiah PWNU Kalsel Fahrin, S.HI mengungkapkan Berdasarkan data hisab, ijtima’ atau ekonjungsi terjadi pada Jumat, 28 Februari 2025, pukul 08.47 WITA. Matahari terbenam pada pukul 18.40 WITA, sementara hilal terbenam pada pukul 18.58 WITA. Dari segi posisi, azimut matahari tercatat pada 262° 08’ 27” dan azimut bulan pada 263° 37’ 06”.
Keadaan hilal menunjukkan bahwa tinggi hilal hakiki berada pada +4°31’50” di atas ufuk, sedangkan tinggi hilal mar’i adalah +3°48’09”. Hilal tampak di atas ufuk selama 18 menit dengan letak dan posisi hilal 1°28’39” di utara matahari. Selain itu, elongasi hilal tercatat sebesar +5°43’44” dan umur hilal pada saat pengamatan adalah 9 jam 53 menit.(smartbanua)
