- IFA Archipelago Kalsel 2026 Dimulai, Fathul Jannah: Sasirangan Warisan Budaya Banjar
- Polresta Banjarmasin Tingkatkan Kesiapsiagan hadapi Ancaman Karhutla
- Warga Sungai Rangas Antusias Tukar Sampah dengan Sembako
- Pamor Borneo 2026 Ditutup, Hj. Fathul Jannah Tampil dengan Sasirangan Motif Borneo Bersama
- Lomba Masak Serba Ikan Kalsel 2026 Jadi Momentum Gerakan Makan Ikan untuk Cegah Stunting
- Gubernur H. Muhidin Resmi Buka Pamor Borneo 2026; Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Penguatan Investasi, Perdagangan dan Transformasi Digital
- Dit Intelkam Polda Kalsel Ajak Warga HSS Perkuat Persatuan
- Silaturahmi dengan Warga Tanjung Selor, Intelkam Polda Kalsel Bagikan Sembako
- Polda Kalsel Musnahkan 172,4 Kilogaram Sabu dan Ratusan Butir Ekstasi
- Job Fair Kalsel 2026 Sediakan 1.145 Lowongan Kerja
IFA Archipelago Kalsel 2026 Dimulai, Fathul Jannah: Sasirangan Warisan Budaya Banjar

Pertama di Luar Pulau Jawa, Hj. Fathul Jannah Bangga Kalsel Tuan Rumah Indonesia Fashion Aesthetic (IFA) Archipelago 2026
BANJARBARU — Ketua Dekranasda Provinsi Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin, menandai dimulainya Indonesia Fashion Aesthetic (IFA) Archipelago Kalimantan Selatan 2026 melalui penyalaan laser hijau pada layar utama, di Pre Function Ballroom Grand Maya, Banjarbaru, Selasa (11/8/2026).
Baca Lainnya :
- Polresta Banjarmasin Tingkatkan Kesiapsiagan hadapi Ancaman Karhutla0
- Warga Sungai Rangas Antusias Tukar Sampah dengan Sembako0
- Pamor Borneo 2026 Ditutup, Hj. Fathul Jannah Tampil dengan Sasirangan Motif Borneo Bersama0
- Lomba Masak Serba Ikan Kalsel 2026 Jadi Momentum Gerakan Makan Ikan untuk Cegah Stunting0
- Gubernur H. Muhidin Resmi Buka Pamor Borneo 2026; Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Penguatan Investasi, Perdagangan dan Transformasi Digital0
Mengangkat tema "Archipelago Lore" ajang ini menjadi wadah pengembangan industri kreatif sekaligus pelestarian budaya melalui perpaduan fesyen modern dan kekayaan wastra lokal seperti batik sasirangan.
Menghadirkan deretan brand modest fashion ternama Indonesia, di antaranya Ayu Dyah Andari, Khanaan, Si.Se.Sa, Vivi Zubedi, Taqeeya, Arabelle Scarf, Buttonscarves, Donna Prive, Lia Soraya, Motif Hawa.
Di antara deretan penampil tersebut, Ketua Dekranasda Provinsi Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin, turut memeriahkan fashion show dengan tampil anggun dalam balutan busana bernuansa kuning keemasan.
Kehadiran Ketua Dekranasda Kalsel, H. Fathul Jannah Muhidin juga menjadi bentuk dukungan terhadap para desainer dan pelaku fashion Kalsel yang mendapat kesempatan memperkenalkan karya kepada masyarakat melalui ajang tersebut.
Dalam Kesempatan itu, Ketua Dekranasda Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin, menyambut bangga dipilihnya Kalsel sebagai daerah pertama penyelenggaraan IFA Archipelago di luar Jawa.
“Kami bangga Kalsel terpilih sebagai daerah pertama penyelenggaraan IFA di luar Jawa,” ujar Fathul Jannah.
Menurutnya, IFA menjadi peluang bagi karya desainer dan perajin Kalsel untuk tampil sejajar dengan brand nasional sekaligus memperluas pasar.
Lebih lanjut, Istri Gubernur Kalsel, H. Muhidin itu menegaskan, Sasirangan bukan sekadar produk fesyen, tetapi warisan budaya Banjar yang memiliki nilai sejarah dan kearifan lokal.
“Sasirangan adalah wastra warisan Banjar. Setiap jelujur dan celupan warna menyimpan cerita tentang adat dan budaya kita,” katanya.
Karena itu, Dekranasda Kalsel terus mendorong pembinaan perajin, peningkatan kualitas, serta perluasan akses pasar agar Sasirangan tetap lestari dan relevan dengan perkembangan zaman.
“Tugas kami menjaga warisan itu tetap hidup sekaligus membuatnya relevan dengan zaman,” tegasnya.
Selain itu, Hj. Fathul Jannah juga mendorong keberlanjutan kolaborasi pemerintah daerah, perbankan, desainer, perajin, dan penyelenggara untuk memperkuat industri kreatif Kalsel.
“Kami berharap kolaborasi pemerintah, perbankan, desainer, dan perajin terus berlanjut untuk membuka peluang pasar yang lebih luas,” pungkasnya.
Sementara itu, Founder IFA, Dian Komalasari, menilai Kalsel memiliki kekayaan budaya dan kreativitas yang kuat untuk dikembangkan melalui kolaborasi.
“Rancangannya begitu cantik sebagai identitas yang siap diperkenalkan kepada Indonesia, bahkan tentunya dunia,” ujarnya.
Menurutnya, IFA Archipelago bukan sekadar fashion show, tetapi wadah kolaborasi bagi pelaku fashion, kecantikan, estetika, dan wellness untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.
“Kami ingin menghadirkan platform yang menampilkan karya terbaik untuk bangsa Indonesia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif secara berkelanjutan,” tuturnya.
Kalsel menjadi provinsi pertama penyelenggaraan IFA Archipelago. Dian berharap ajang ini terus berkembang dan melahirkan kolaborasi serta talenta baru yang mampu membawa industri kreatif Indonesia ke tingkat global.
“IFA Archipelago diharapkan menjadi wadah kolaborasi, inovasi, dan talenta baru yang mampu membawa fashion dan estetika Indonesia semakin berdaya saing di tingkat global,” ujarnya.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, IFA Archipelago Kalsel 2026 memberikan IFA Awards 2026 kepada enam tokoh dan brand yang dinilai berkontribusi dalam memajukan fashion dan ekonomi kreatif.
Penghargaan yang diserahkan langsung oleh Hj. Fathul Jannah Muhidin itu diberikan kepada Bank Syariah Indonesia sebagai Lembaga Keuangan Penggerak Industri Kreatif, Vivi Zubedi sebagai The Highest Honor for Fashion Vision and Influence, Ayudhya Handari sebagai The Most Influential Modest Fashion Designer of Kalimantan Selatan, Hj. Cathrine Ambar Sari sebagai The Most Inspiring Sasirangan Designer, dr. Ayu Widyaningrum, M.M. sebagai The Most Inspiring Doctor Aesthetic and Regenerative Cell, serta Buttonscarves sebagai The Trailblazer of Indonesian Fashion on the Global Stage.
Rangkaian apresiasi kemudian dilanjutkan dengan penyerahan buket kepada para sponsor, yakni BSI Prioritas, Make Over, Glamour Gallery, dan Widya Pratama Clinic. Sebagai bentuk terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Kalsel, Founder IFA Dian Komalasari dan Oki Asokawati juga menyerahkan cenderamata kepada Ketua Dekranasda Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin.
Gelaran IFA Archipelago Kalimantan Selatan 2026 turut dihadiri Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ibu Yeni Yuda, Senior fashion Oki Asokawati, Senior Vice President PT Bank Syariah Indonesia Tbk Rima Dwi Permatasari, jajaran desainer nasional dan Kalsel, sponsor, exhibitor, media partner, serta para tamu undangan lainnya. (/raponggati)
