- Gubernur H. Muhidin dan Hj. Fathul Jannah Resmi Buka Festival Bamboo Rafting 2026 di Loksado
- Police Expo 2026 Resmi Dibuka, Gubernur Muhidin Ajak Warga Kalsel Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
- Pemprov Kalsel Jemput Anak Putus Sekolah, Pendidikan Kesetaraan Diperkuat
- Hadapi Puncak Kemarau, Pemprov Kalsel Perkuat Kompetensi Damkar
- Rayakan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalsel Gelar Bakti Sosial untuk Masyarakat
- Silaturahmi Gubernur H. Muhidin Bersama Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI); Sinergi Peluang Kerja Aman dan Berkualitas bagi Masyarakat
- Kapolda Kalsel Pimpin Anjangsana Sambut Hari Bhayangkara ke-80
- Kalsel Siapkan Perdagangan Karbon sebagai Sumber Ekonomi Masa Depan
- Gubernur H. Muhidin Launching Layanan Devisa Bank Kalsel; Siap Layani Transaksi Internasional
- Polda Kalsel Musnahkan 2,7 Kg Sabu dan 7.019 Butir Ekstasi
Gubernur H. Muhidin dan Hj. Fathul Jannah Resmi Buka Festival Bamboo Rafting 2026 di Loksado


HULU SUNGAI SELATAN – Ditandai dengan pengibaran bendera start, Gubernur Kalsel, H. Muhidin bersama Ketua TP PKK Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin secara resmi membuka Festival Bamboo Rafting 2026 yang dirangkai dengan pelepasan peserta arung rakit bambu di Alam Roh Tujuh Resort, Loksado, Kabupaten HSS, Minggu (28/6/2026) pagi.
Festival wisata unggulan Kalsel tersebut berlangsung meriah dengan diikuti ratusan peserta yang mengarungi keindahan Sungai Amandit menggunakan lebih dari 100 rakit bambu (lanting).
Baca Lainnya :
- Police Expo 2026 Resmi Dibuka, Gubernur Muhidin Ajak Warga Kalsel Meriahkan Hari Bhayangkara ke-800
- Hadapi Puncak Kemarau, Pemprov Kalsel Perkuat Kompetensi Damkar0
- Silaturahmi Gubernur H. Muhidin Bersama Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI); Sinergi Peluang Kerja Aman dan Berkualitas bagi Masyarakat 0
- Kalsel Siapkan Perdagangan Karbon sebagai Sumber Ekonomi Masa Depan0
- Gubernur H. Muhidin Launching Layanan Devisa Bank Kalsel; Siap Layani Transaksi Internasional 0
Para peserta nantinya akan menempuh lintasan sepanjang sekitar 5,3 kilometer, dari Alam Roh Tujuh Resort hingga Dermaga Bamboo Rafting Ni'ih, Desa Hulu Banyu.
Dalam sambutannya, Gubernur H. Muhidin mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan festival sekaligus menjaga keselamatan selama kegiatan berlangsung.
"Kita semua berharap agar seluruh rangkaian acara ini berjalan dengan aman, lancar, dan sukses hingga akhir," ujar Muhidin.
Lebih lanjut,Gubernur H. Muhidin juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan beserta seluruh panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan Festival Bamboo Rafting 2026 sehingga kembali menjadi daya tarik wisata yang dinantikan masyarakat maupun wisatawan.
"Apresiasi yang setinggi-tingginya patut diberikan kepada Bupati Hulu Sungai Selatan beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras menyelenggarakan festival ini. Festival Bamboo Rafting menjadi momentum berharga bagi kita semua," katanya.
Menurut orang nomor satu di Kalsel itu, Festival Bamboo Rafting bukan sekadar agenda seremonial, tetapi merupakan upaya nyata melestarikan tradisi masyarakat Loksado sekaligus memperkenalkan pesona alam Kalimantan Selatan kepada khalayak yang lebih luas.
Selain itu, Gubernur H. Muhidin mengungkapkan rasa bangga karena Festival Bamboo Rafting kembali masuk dalam daftar Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang ditetapkan Kementerian Pariwisata. Dari 125 event unggulan yang terpilih dari 38 provinsi di Indonesia, Kalsel berhasil menempatkan tiga event sekaligus, yakni Festival Bamboo Rafting di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Festival Sa-Ijaan di Kabupaten Kotabaru, dan Festival Art di Kabupaten Tapin.
"Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kekayaan budaya, kuliner, dan kearifan lokal Kalimantan Selatan mendapat pengakuan di tingkat nasional," ungkapnya.
Lebih lanjut, Gubernur H. Muhidin menegaskan bahwa Loksado kini telah menjadi salah satu wajah utama pariwisata Kalsel. Keindahan alamnya yang masih terjaga semakin bernilai karena menjadi bagian dari kawasan UNESCO Global Geopark Meratus.
Menurut Gubernur Muhidin, status tersebut merupakan amanah yang harus dijaga bersama melalui komitmen melestarikan lingkungan dan mengembangkan pariwisata secara berkelanjutan.
"Di saat banyak alam di belahan tempat lain mulai rusak oleh tangan manusia, Loksado tetap berdiri dengan megah, mempertahankan keasrian dan keaslian alamnya yang murni. Inilah daya tarik utama yang harus selalu kita jaga dan perkenalkan kepada dunia," pungkasnya.
Sementara itu, Bupati HSS, H. Syafrudin Noor dalam sambutannya mengungkapkan tingginya antusiasme pengunjung terlihat dari seluruh penginapan dan vila di kawasan Loksado yang telah penuh dipesan wisatawan sejak beberapa hari sebelum pelaksanaan festival.
"Kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur Kalimantan Selatan atas dukungan, bantuan, dan perhatian yang terus diberikan untuk kemajuan pariwisata di Kabupaten HSS. Kehadiran Gubernur H. Muhidin beserta jajaran membuat Festival Bamboo Rafting tahun ini terasa semakin meriah dan istimewa," ujar Bupati Syafrudin.
Menurutnya, keindahan alam Loksado dengan udara pegunungan yang sejuk, sungai yang jernih, serta tradisi bamboo rafting merupakan potensi wisata yang harus terus dijaga dan dikembangkan melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten HSS, Pemerintah Provinsi Kalsel, dan seluruh elemen masyarakat.
"Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci dalam memajukan sektor pariwisata, sehingga Loksado semakin dikenal sebagai destinasi unggulan yang mampu menarik wisatawan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kalsel, H. Muhidin bersama Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin menyerahkan berbagai bantuan secara simbolis kepada masyarakat.
Didampingi Bupati HSS, H. Syafrudin Noor beserta Ketua TP PKK Kabupaten HSS, Hj. Mustaidah Syafrudin Noor, bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako bagi kader PKK dan pendidik PAUD, peralatan sekolah untuk anak PAUD, bantuan rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni, serta peralatan sekolah bagi anak kurang mampu dan siswa penyandang disabilitas.
Turut hadir, Ketua MUI Kabupaten HSS, TGH. M. Zailani, perwakilan Kementerian Pariwisata RI, Kementerian UMKM RI, dan LPDB Koperasi.
Selain itu, turut hadir, Kepala Binda Kalsel, Kombes Pol Sentot Adi Dharmawan, serta perwakilan Forkopimda Kalsel dan kabupaten, Tenaga Ahli Gubernur Kalsel, Nurul Fajar Desira, Sekretaris Daerah Kalsel, H. M. Syarifuddin beserta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kalsel, Hj. Masrupah Syarifuddin, sejumalah kepala SKPD lingkup Kalsel beserta jajaran Wakil Bupati HSS, H. Suriani beserta istri, Hj. Misnawati Suriani, perwakilan para kepala daerah se-Kalsel, serta para kepala desa se-Kecamatan Loksado dan masyarakat yang turut menyemarakkan kegiatan. (raponggati)
