- Milad ke-51 MUI Kalsel, Gubernur H. Muhidin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara untuk Kemajuan Banua
- Gubernur Kalsel H Muhidin Ungkap Alasan PLN Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir
- Polresta Banjarmasin Bersihkan Eks Terminal Pasar Sentra Antasari, Wujudkan Lingkungan Sehat
- ETLE Handheld Tindak 20 Pelanggar Parkir di Badan Jalan Banjarmasin
- Wagub Hasnuryadi Tegaskan Pemprov Kalsel Siap Bersinergi Kembangkan Olahraga Sambo di Banua
- Gubernur H. Muhidin Resmi Dilantik Sebagai Ketua Majeliis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Provinsi Kalsel
- Hj. Fathul Jannah Dilantik sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalsel; Siap Perkuat Pembentukan Karakter dan Pengembangan Potensi Generasi Muda
- Komitmen Gubernur Kalsel H. Muhidin Terus Tingkatkan Berbagai Program Gerakan Pramuka ke Tingkat Nasional
- Seminar Hari Kebaya Nasional 2026, TP PKK Kalsel Ajak Generasi Muda Lestarikan Kebaya
- Gubernur Kalsel Apresiasi Milad ke-30 Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Dorong SDM Unggul dan Berdaya Saing
Dishub Kalsel Siap Bersinergi Guna Kelancaran Mudik 2025

Baca Lainnya :
- Giat Patroli Ramadan di Banjarmasin Makin Gencar0
- Hj. Fathul Jannah Pimpin Langsung Rakor Singkronisasi Program PKK kalsel dengan SKPD Pemprov0
- Silaturahmi Pemprov- Pemkab Banjar, Wagub Hasnuryadi Main Bola Melawan Tim Bupati Banjar Saidi Mansyur 0
- Jumat Berkah, Kapolda Kalsel Berikan Santunan Baju Muslim untuk Santri dan Anak Panti Asuhan0
- Barito Harus Puas Berbagi Poin Dengan Malut0
Banjarmasin : Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berupaya menciptakan sinergitas antara berbagai stakeholder terkait, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota untuk untuk memastikan kelancaran arus mudik 2025.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel, M Fitri Hernadi di Banjarmasin, Senin (10/3/2025).
“Dinas Perhubungan Kalsel bersama-sama dengan stakeholder terkait akan segera memetakan jalur-jalur mudik dan mengantisipasi titik rawan kecelakaan serta kemacetan. Ini adalah langkah awal untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan para pemudik,” ujarnya.
Selain itu, Fitri menyebutkan akan mengambil beberapa langkah untuk mengantisipasi jalur alternatif, khususnya pada jalur-jalur yang mengalami kerusakan, seperti yang terjadi di Jalan Sungai Turak, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
“Kami sedang merencanakan penanganan jalur alternatif yang akan membantu kelancaran mudik, termasuk memperbaiki kerusakan yang ada agar tidak menghambat perjalanan para pemudik,” kata M Fitri Hernadi.
Pada 2024, Pemerintah Provinsi Kalsel telah melaksanakan program mudik gratis bagi para pemudik. Untuk 2025, meskipun belum ada keputusan pasti, pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut dari Gubernur Kalimantan Selatan.
“Selain itu, kami juga menunggu Surat Edaran Gubernur Kalimantan Selatan terkait pembatasan angkutan barang Sumbu 3 pada H-3 hingga H+2 menjelang dan setelah Lebaran, terutama untuk wilayah wisata,” tambah Fitri.
Dinas Perhubungan Kalsel juga menyoroti masalah kendaraan ODOL (Over Dimensi dan Over Load) yang masih menjadi tantangan di provinsi ini.
“Masalah kendaraan ODOL akan dibahas lebih lanjut dalam forum-forum koordinasi agar bisa segera diatasi, mengingat dampaknya yang besar terhadap keselamatan di jalan,” jelasnya.
Tidak hanya itu, jalur baru yang menghubungkan Banjarbaru dengan Batulicin juga menjadi perhatian.
“Kami akan terus memantau dan menyiapkan penanganan lebih lanjut untuk memastikan jalur ini aman digunakan, mengingat potensi penggunaannya sebagai jalur mudik yang baru,” tambahnya.
Dengan berbagai langkah antisipasi tersebut, Dinas Perhubungan Kalsel berharap dapat memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi masyarakat yang merayakan Lebaran 2025. Sinergi antar pihak terkait menjadi kunci utama dalam kesuksesan kelancaran arus mudik tahun ini.(smartbanua)
