- Polda Kalsel Gagalkan Penyelundupan 64 Kg Sisik Trenggiling
- Kabut Asap Karhutla, Sekolah di Kalsel Diminta Sesuaikan Pembelajaran
- Wamenko Pangan Terjun Padamkan Karhutla di Banjarbaru
- Gubernur Kalsel Resmi Tutup Kalsel Expo 2026; Transaksi Penjualan Capai Rp20 Miliar dan Pengunjung Hingga 1.2 Juta Orang
- Farrel Bangga Jadi Pengibar Bendera Pusaka Kalsel
- Sebanyak 51 Narapidana di Kalsel Bebas di Momentum HUT ke-81 RI
- Haul Agung Sultan Suriansyah ke-500 Dipadati Lebih dari 10 Ribu Jemaah
- Wagub Kalsel Hadiri Haul ke-48 KH. Muhammad Salim bin Ma ruf di Martapura
- Sholat Jumat Perdana Digelar, Masjid Syekh Arsyad Al Banjari Disiapkan Jadi Islamic Center
- Gubernur Muhidin Kukuhkan 44 Paskibraka Kalsel 2026, Siap Kibarkan Merah Putih
ASN di Kalsel Dihimbau Hemat Energi

Banjarbaru - Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dihimbau untuk melaksanakan penghematan energi khusunya dilingkungan kerja. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin saat apel gabungan awal bulan April 2026 di Lapangan Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Senin 6 April 2026.
Syarifuddin mengatakan sebagai mana arahan Gubernur Kalsel Muhidin, bahwa efisiensi energi menjadi perhatian serius pemerintah daerah, seiring dinamika global yang turut berdampak pada kebutuhan dan penggunaan energi.
Baca Lainnya :
- Kakanwil Kemenag Kalsel Ajak Masyarakat Hormati Hasil Sidang Isbat dan Perkuat Persatuan Idul Fitri0
- Gubernur H. Muhidin Berbuka Puasa Bersama Ketua DPRD Kalsel; Keberhasilan Pembangunan Sinergi Kuat Pemerintah, Legislatif dan Masyarakat0
- Kantor Gubernur Kalsel dan Gedung Idham Chalid Resmi Kantongi PBG dan SLF dari Pemkot Banjarbaru0
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Mahligai Pancasila, Penyegaran Birokrasi di Bulan Ramadan0
- Ketua BKOW Kalsel Ellyana Trisya Hasnuryadi Gelar Khataman Al-Quran 17 Ramadan Bersama Nur Sulaiman Community di Banjarmasin0
Ia mengimbau seluruh ASN untuk menggunakan energi secara bijak dalam aktivitas kerja sehari-hari, termasuk membatasi penggunaan listrik yang tidak diperlukan.
“Kita diimbau untuk berhemat energi. Penggunaan listrik harus dikontrol dengan baik agar tidak terjadi pemborosan,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mendorong ASN untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, terutama jika tidak terlalu mendesak. Sebagai alternatif, ASN diminta memanfaatkan angkutan karyawan yang telah disediakan pemerintah.
“Kita bisa mulai dari hal sederhana. Jika tidak terlalu penting, tidak perlu menggunakan kendaraan pribadi. Manfaatkan angkutan karyawan agar lebih efisien,” katanya.
Menurut Syarifuddin, langkah ini tidak hanya berdampak pada efisiensi anggaran, tetapi juga memperkuat kebersamaan antarpegawai di lingkungan Pemprov Kalsel.
Ia menambahkan, penghematan energi harus menjadi bagian dari budaya kerja ASN yang bertanggung jawab, sekaligus bentuk kontribusi nyata dalam mendukung kebijakan pemerintah menghadapi tantangan global.
“Efisiensi energi ini bukan hanya soal penghematan, tetapi juga bentuk tanggung jawab kita bersama sebagai pelayan publik,” pungkasnya. (/smartbanua)
