- IFA Archipelago Kalsel 2026 Dimulai, Fathul Jannah: Sasirangan Warisan Budaya Banjar
- Polresta Banjarmasin Tingkatkan Kesiapsiagan hadapi Ancaman Karhutla
- Warga Sungai Rangas Antusias Tukar Sampah dengan Sembako
- Pamor Borneo 2026 Ditutup, Hj. Fathul Jannah Tampil dengan Sasirangan Motif Borneo Bersama
- Lomba Masak Serba Ikan Kalsel 2026 Jadi Momentum Gerakan Makan Ikan untuk Cegah Stunting
- Gubernur H. Muhidin Resmi Buka Pamor Borneo 2026; Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Penguatan Investasi, Perdagangan dan Transformasi Digital
- Dit Intelkam Polda Kalsel Ajak Warga HSS Perkuat Persatuan
- Silaturahmi dengan Warga Tanjung Selor, Intelkam Polda Kalsel Bagikan Sembako
- Polda Kalsel Musnahkan 172,4 Kilogaram Sabu dan Ratusan Butir Ekstasi
- Job Fair Kalsel 2026 Sediakan 1.145 Lowongan Kerja
Tokoh Kalsel Harapkan PSU Banjarbaru Sukses Lahirkan Pemimpin Terpilih

Banjarbaru : Tokoh masyarakat Kalimantan Selatan H Martinus yakin pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kota Banjarbaru April ini berlangsung lancar. Ia berharap dari PSU tersebut lahir pemimpin yang mampu membawa Banjarbaru semakin maju.
Baca Lainnya :
- Gubernur, Wagub dan Pj. Sekdaprov Berikan Contoh Kebersamaan Tampil di Setiap Acara0
- Pemprov Kalsel Siap Bentuk 811 Koperasi Desa Merah Putih0
- Wagub Hasnuryadi Hadiri Haul Abah Guru Banjar Indah di Kubah Desa Tungkaran Martapura0
- Wagub Hasnuryadi Tinjau Stadion 17 Mei, Pemprov Siap Kerjasama Pengelolaannya0
- Ditreskrimsus Ungkap Penyalahgunaan Pertalite, Operator Untung Rp 200 Perliter0
"Jangan sampai pembangunan Banjarbaru stagnan karena terjadi kekosongan kepemimpinan," katanya, Sabtu (12/4/2025).
Menurut Martinus jika sampai terjadi kekosongan kepemimpinan maka masyarakat yang akan dirugikan. Pembangunan akan sulit dijalankan karena hanya dipimpin oleh penjabat wali kota. Apalagi jika kolom kosong menang maka harus menunggu beberapa bulan lagi untuk dilaksanakan pilkada lagi
"Kita sebagai masyarakat mendukung pelaksanaan PSU berjalan lancar. Kita juga mendukung Pj Wali Kota bisa melaksanakan tugasnya dengan baik salah satunya menyukseskan PSU ini," ungkap.
Daerah lain menurut Martinus yang pernah menjabat sebagai Pj Wali Kota Banjarbaru, sudah berjalan pembangunan karena sudah punya kepala daerah definitif. Sementara Banjarbaru sampai saat ini masih berkutat pada pelaksanaan PSU.
"Belum lagi dari segi biaya, PSU ini lebih dari 17 Miliar anggarannya dan ini tentu mengganggu keuangan daerah karena berdampak pada pemotongan anggaran pembangunan. Nanti kalau sampai kotak kosong menang maka bisa lebih dari 30 Miliar harus dianggarkan lagi untuk pilkada dan tentu ini jadi beban keuangan daerah," ujarnya lagi.
Dengan suksesnya PSU, menurut Martinus, pemimpin yang terpilih bisa segera dilantik. Setelah itu, visi dan misi yang sudah dirancang bisa langsung dieksekusi sehingga masyarakat bisa segera merasakan hasil pembangunan.
"Kalau sudah ada wali kota terpilih maka pembangunan bisa segera dilaksanakan tentu ini harapan dari masyarakat Banjarbaru," harapnya.
Maka dari itu, Martinus berharap semua pihak bisa sama-sama menjaga agar suasana kondusif. Ia berharap tidak ada pihak-pihak yang mencoba mengganggu kestabilan wilayah Kota Banjarbaru.
"PSU tinggal satu minggu lagi saatnya kita semua sebagai masyarakat untuk menjaga daerah kita. Jangan ada ajakan-ajakan terutama di media sosial yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat. Banjarbaru selama ini kita rasakan daerah aman dan damai, mari kita jaga bersama," cetusnya.(smartbanua)
