- Panglima Batur Salurkan Makanan dan BBM Gratis untuk Relawan Karhutla
- Hari Santri 2026 di Kalsel, Momentum Santri Jadi Agen Perubahan
- Polresta Banjarmasin Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi
- Atasi Karhutla, Dry Ice Ditebar di Langit Kalsel
- BNPB Siapkan Teknologi Dry Ice untuk Bantu Penanganan Karhutla di Kalsel
- Empat Korporasi Tersangka Karhutla
- Pemprov Kalsel Minta Pulangkan Kepala Demang Lehman dari Belanda
- Karhutla Sambang Lihum Ditangani dengan Membalik Gambut dan Pembasahan, Asap Mulai Berkurang
- Banjartimes Bersama Kurawal Foundation Gelar Diskusi Publik Ketika Jurnalisme Kembali Mencari Jalan Pulang kepada Warga
- TPP ASN Kalsel Naik hingga 98 Persen, Gubernur Minta Kinerja Makin Baik
Pembukaan FORNAS VIII NTB Meriah, Kontigen Kalsel Raih 23 Medali di Hari Pertama
HADIR - Ketua KORMI Kalsel, M. Syarifuddin yang juga Sekdaprov Kalsel menghadiri acara pembukaan Fornas VIII NTB, Sabtu malam.


LOMBOK - Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII resmi dibuka dengan penuh kemegahan di Halaman Kantor Gubernur Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (26/7/2025) malam.
Pembukaan yang sarat pesan budaya ini diwarnai dengan pertunjukan kolosal dari 500 penari muda NTB, sekaligus menjadi simbol persatuan dan kekayaan budaya bangsa.
Baca Lainnya :
- Main Lepas, Sekda Kalsel Tunjukkan Semangat Juang Tinggi di FORNAS VIII0
- Polresta Banjarmasin Musnahkan Narkotika 1,2 Kilogram Tangkap Puluhan Tersangka0
- Proses Pengangkatan dan Pelantikan Dewan Komisaris Bank Kalsel Sudah Sesuai Regulasi0
- Logo dan Tema HUT Kalsel ke-75; Bagawi Tuntung Banua Bauntung, Rakyat Himung 0
- Festival Ekonomi Syariah Banua Dorong Kebangkitan Produk Halal0
Pertunjukan dibuka dengan kemunculan sosok mitologis Dewi Anjani atau "Inen Gumi", yang digambarkan sebagai lambang kekuatan perempuan dan pelindung alam. Dilanjutkan dengan visualisasi sejarah dari Kesultanan Samawa, Kesultanan Mbojo, hingga kisah perjuangan tokoh nasional TGH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid dan Sultan Salahuddin dari Bima.
Berbagai unsur budaya lokal seperti kain tenun Tembe Nggoli dan Tembolak (tudung saji khas NTB) ditampilkan sebagai bagian dari koreografi modern yang memukau. Penyutradaraan oleh Lalu Suryadi Mulawarman menegaskan betapa pembukaan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga panggung narasi sejarah dan persatuan.
Dari Kalimantan Selatan, acara pembukaan turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah M. Syarifuddin, yang juga menjabat sebagai Ketua Kontingen FORNAS Kalsel serta plt Kadispora Kalsel, M Fitri Hernadi. Kehadiran mereka menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah daerah terhadap pegiat olahraga rekreasi Banua.
Tak hanya tampil sebagai peserta, kontingen Kalimantan Selatan langsung menunjukkan tajinya sejak hari pertama pertandingan. Hingga Minggu (27/7/2025), Kalsel telah mengoleksi 23 medali: 11 emas, 6 perak, dan 6 perunggu.
Medali emas terbanyak disumbangkan oleh dua induk olahraga unggulan, yakni Gabungan Olahraga Balogo Indonesia (GOBI) dengan 6 emas dan Federasi Karate Tradisional Indonesia (FKTI) dengan 5 emas. Sementara, FKTI juga menyumbangkan 5 perak dan 4 perunggu. Tambahan medali datang dari Panahan Indonesia dan GOBI.
Ketua KORMI Kalsel, M. Syarifuddin, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian luar biasa ini.
“Alhamdulillah, kita sudah mengumpulkan 11 emas di hari pertama. Ini tentu membangkitkan semangat Waja Sampai Kaputing seluruh kontingen untuk mengejar target masuk tiga besar nasional,” ujarnya optimis.
Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari Gubernur Kalsel, H. Muhidin, yang menurutnya menjadi motivasi penting bagi seluruh pegiat yang berlaga.
“Terima kasih atas support dari Pemprov Kalsel. Semoga semangat ini terus mengalir dan mengantarkan kita pada hasil terbaik,” tutupnya.
Dengan capaian gemilang dan semangat juang tinggi, Kalsel bersiap melanjutkan perjuangan di hari-hari berikutnya FORNAS VIII NTB—membawa semangat persaudaraan, budaya, dan prestasi demi harumkan nama Banua. (smartbanua)
