- Sesuai Instruksi Gubernur Kalsel, DPD PAN Kabupaten Banjar Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Jawa Laut
- Banjir Tak Kunjung Surut, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Kalimantan Selatan
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Apel Gelar Pasukan Pengamanan Kunjungan Presiden Prabowo
- Pemprov Kalsel Matangkan Persiapan Kunjungan Presiden Prabowo, Sekolah Rakyat Siap Diresmikan
- Fokuskan Layanan Kesehatan dan Kelompok Rentan, TP PKK Kalsel Hadir di Lokasi Banjir Sungai Rangas
- Wapres Gibran Janji Beri Perhatian Khusus Penanganan Banjir di Kalsel
- Banjir Kalsel Tak Surut, Wagub Hasnuryadi Turun Langsung Salurkan Bantuan ke Warga
- Berbaur Dengan Masyarakat Terdampak Banjir di Sungai Tabuk, Wagub Hasnuryadi Salurkan Bantuan
- Pemprov Kalsel Isi Jabatan Strategis, 11 Pejabat Eselon II Dilantik Gubernur Muhidin
- Waspada Sepekan Ke Depan Kalsel Masih Dihantui Cuaca Ekstrem
Modifikasi Cuaca Bakal Kembali Dilakukan Di Kalsel

Banjarmasin : Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sedang dalam kondisi kemarau, sesuai prediksi BMKG puncaknya terjadi bulan September ini. Meski masih ada turun hujan.
Namun begitu, walaupun wilayah Kalsel sempat dilakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) pada juli. Rencananya akan kembali dilaksanakan, atas permintaan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor.
Hal itu, diungkap Kabid Kesiapsiagaan BPBD Kalsel Bambang Dedi Mulyadi, mewakili Kepala BPBD Kalsel R Suria Fadliansyah, saat ditemui di Banjarbaru, Kamis (12/9/2024).
Menurut Bambang, saat ini terjadi kemarau basah di Kalsel, sehingga awan hujan masih banyak dan bisa dilakukan teknologi modifikasi cuaca, agar tetap turun hujan.
"Pak Gubernur sudah meminta kepada BNPB dan itu disetujui, namun masih melihat kondisi cuaca kalsel untuk dilaksanakan. Karena masih turun hujan," katanya.
Bambang, memastikan meski Kalsel sedang Kemarau, namun bencana Karhutla masih terkendali, jika dibandingkan, sangat jauh lebih baik kondisinya dari tahun-tahun sebelumnya.
Baca Lainnya :
- Orientasi Anggota DPRD Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan, Gubernur Paman Birin Tekankan Sinergi 0
- Maulid Nabi Muhammad SAW; Momentum Meningkatkan Keimanan dan Memperbaiki Amal Sholeh0
"Luasan yang terbakar ada sekitar 100 Hektar, lahan itupun, yang sulit kita jangkau, namun upaya pemanadaman tetap dilakukan," jelasnya.
Untuk diketahui, antisipasi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) saat kemarau terus dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, bersama Tim Satgas Karhutla, yakni TNI/Polri, Maggala Agni, hingga masyarakat (smartbanua)
