- Hari Puisi Indonesia 2026, Taman Budaya Kalsel Menjadi Rumah bagi Banyak Wajah Sastra
- BPBD Kalsel Dirikan Lima Posko Karhutla di Wilayah Selatan
- H. Fairid Rusdi Kembali Terpilih Pimpin PII Kalsel Periode 2026–2029
- Kombes Pol Riza Muttaqin Resmi Jabat Kapolresta Banjarmasin
- Kalsel Tekankan Sinergi Pusat-Daerah Perkuat Pembangunan dan Keamanan
- Menko Polkam Tinjau Penanganan Karhutla di Kalsel
- PLTU Asam Asam Batu Bara Bukan Penyebab Pemadaman Listrik
- Tapin Art Fest 2026 Resmi Dibuka, Gubernur H. Muhidin: Budaya Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat
- Milad ke-51 MUI Kalsel, Gubernur H. Muhidin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara untuk Kemajuan Banua
- Gubernur Kalsel H Muhidin Ungkap Alasan PLN Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir
BPBD Kalsel Dirikan Lima Posko Karhutla di Wilayah Selatan

Banjarbaru - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan mendirikan lima posko lapangan sebagai langkah memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah rawan.
Baca Lainnya :
- H. Fairid Rusdi Kembali Terpilih Pimpin PII Kalsel Periode 2026–20290
- Kombes Pol Riza Muttaqin Resmi Jabat Kapolresta Banjarmasin0
- Kalsel Tekankan Sinergi Pusat-Daerah Perkuat Pembangunan dan Keamanan0
- Menko Polkam Tinjau Penanganan Karhutla di Kalsel0
- PLTU Asam Asam Batu Bara Bukan Penyebab Pemadaman Listrik 0
Kepala Pelaksana BPBD Kalsel, Ronny Eka Saputra, mengatakan salah satu posko berada di kawasan Pengayuan yang termasuk ring 1 Bandara Internasional Syamsudin Noor. Posko tersebut dibangun untuk mempercepat pemantauan dan penanganan dini saat muncul titik api.
"Hingga hari ini sudah sekitar 500 kejadian karhutla dan seluruhnya berhasil ditangani. Pos lapangan kami tempatkan di kawasan ini karena menjelang siang suhu permukaan meningkat sehingga berpotensi memicu kebakaran," ujar Ronny, Sabtu 1 Agustus.
Menurut Ronny, pola karhutla tahun ini mengalami perubahan. Jika pada tahun-tahun sebelumnya wilayah utara lebih banyak terdampak, kini kebakaran lebih dahulu terjadi di kawasan selatan, seperti Pengayuan, Bati-Bati, Kurau, dan sekitarnya. Karena itu, wilayah tersebut menjadi prioritas pengawasan melalui keberadaan lima posko lapangan.
Keberadaan posko juga mendapat perhatian saat Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI meninjau lokasi karhutla di Banjarbaru. Dalam kunjungan tersebut, Menko Polkam mengapresiasi upaya penanganan yang dilakukan BPBD Kalsel sekaligus mengingatkan agar keselamatan personel menjadi prioritas dan setiap titik api segera dipadamkan sebelum meluas.
"BPBD Kalsel terus meningkatkan kesiapsiagaan bersama seluruh unsur terkait agar penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat, sehingga dampak kebakaran terhadap masyarakat maupun aktivitas penerbangan dapat diminimalkan," pungkasnya. (/smartbanua)
