- BPSPTPH Kalsel Perkuat Kompetensi Petani Gunakan Drone
- Kalsel Perpanjang Siaga Darurat Karhutla Hingga November
- Panglima Batur Salurkan Makanan dan BBM Gratis untuk Relawan Karhutla
- Hari Santri 2026 di Kalsel, Momentum Santri Jadi Agen Perubahan
- Polresta Banjarmasin Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi
- Atasi Karhutla, Dry Ice Ditebar di Langit Kalsel
- BNPB Siapkan Teknologi Dry Ice untuk Bantu Penanganan Karhutla di Kalsel
- Empat Korporasi Tersangka Karhutla
- Pemprov Kalsel Minta Pulangkan Kepala Demang Lehman dari Belanda
- Karhutla Sambang Lihum Ditangani dengan Membalik Gambut dan Pembasahan, Asap Mulai Berkurang
BPBD Kalsel Dirikan Lima Posko Karhutla di Wilayah Selatan

Banjarbaru - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan mendirikan lima posko lapangan sebagai langkah memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah rawan.
Baca Lainnya :
- H. Fairid Rusdi Kembali Terpilih Pimpin PII Kalsel Periode 2026–20290
- Kombes Pol Riza Muttaqin Resmi Jabat Kapolresta Banjarmasin0
- Kalsel Tekankan Sinergi Pusat-Daerah Perkuat Pembangunan dan Keamanan0
- Menko Polkam Tinjau Penanganan Karhutla di Kalsel0
- PLTU Asam Asam Batu Bara Bukan Penyebab Pemadaman Listrik 0
Kepala Pelaksana BPBD Kalsel, Ronny Eka Saputra, mengatakan salah satu posko berada di kawasan Pengayuan yang termasuk ring 1 Bandara Internasional Syamsudin Noor. Posko tersebut dibangun untuk mempercepat pemantauan dan penanganan dini saat muncul titik api.
"Hingga hari ini sudah sekitar 500 kejadian karhutla dan seluruhnya berhasil ditangani. Pos lapangan kami tempatkan di kawasan ini karena menjelang siang suhu permukaan meningkat sehingga berpotensi memicu kebakaran," ujar Ronny, Sabtu 1 Agustus.
Menurut Ronny, pola karhutla tahun ini mengalami perubahan. Jika pada tahun-tahun sebelumnya wilayah utara lebih banyak terdampak, kini kebakaran lebih dahulu terjadi di kawasan selatan, seperti Pengayuan, Bati-Bati, Kurau, dan sekitarnya. Karena itu, wilayah tersebut menjadi prioritas pengawasan melalui keberadaan lima posko lapangan.
Keberadaan posko juga mendapat perhatian saat Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI meninjau lokasi karhutla di Banjarbaru. Dalam kunjungan tersebut, Menko Polkam mengapresiasi upaya penanganan yang dilakukan BPBD Kalsel sekaligus mengingatkan agar keselamatan personel menjadi prioritas dan setiap titik api segera dipadamkan sebelum meluas.
"BPBD Kalsel terus meningkatkan kesiapsiagaan bersama seluruh unsur terkait agar penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat, sehingga dampak kebakaran terhadap masyarakat maupun aktivitas penerbangan dapat diminimalkan," pungkasnya. (/smartbanua)
